Wajahnya Kota, tapi Diurus Provinsi

Wajahnya Kota, tapi Diurus Provinsi
0 Komentar

TAMAN Krucuk terlihat makin tak terurus. Pemkot Cirebon berdalih bukan urusan mereka karena Taman Krucuk aset Pemprov Jawa Barat.
Seperti disampaikan Kabid Barang Milik Daerah (BMD) Badan Keuangan Daerah (BKD) Lolok Tiviyanto MSi. Lolok  membenarkan Taman Krucuk saat ini merupakan aset Pemprov Jabar. Peralihan kepemilikan aset ini bagian dari saling hibah antara asset Pusdiklatpri dengan Taman Krucuk.
Pusdiklatpri di Jalan Cipto MK yang semula aset pemprov beralih pemkot, begitu juga Taman Krucuk yang semula aset pemkot kini milik pemprov. “Sifatnya saling hibah,” ujarnya kepada Radar, kemarin.
Karena sudah menjadi aset provinsi, sambung Lolok, maka pemkot tidak punya kewenangan lagi mengurus Taman Krucuk. Tapi, lanjutnya, tidak semua lahan di sekitar area Taman Krucuk diserahkan ke pemprov. Ada sebagian kecil lahan yang tetap milik pemkot, yakni Tempat Pembuangan Sampah (TPS). “Untuk TPS asetnya tetap milik pemkot,” kata Lolok.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon Drs H Agus Mulyadi MSi juga pernah mengatakan hal serupa. Sekda  menegaskan kalau taman itu bukan lagi menjadi aset Pemkot Cirebon. “Untuk perawatan dan pengelolaanya ya saat ini memang sudah menjadi urusannya Pemprov Jabar. Karena Taman Krucuk sudah diambil alih Pemprov Jabar,” kata sekda akhir Maret lalu.
Pria yang akrab disapa Gus Mul itu mengaku prihatin melihat kondisi taman sekarang. Saat itu dia juga akan mencoba meminta kepada pemprov agar pengelolaan taman bisa didelegasikan kepada pemkot. Sekda sudah meminta Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPRKP) serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk berkordinasi dengan Pemprov Jabar membahas pendelegasian tersebut.
Gus Mul menilai Taman Krucuk memiliki potensi. Seperti sebagai wadah penyelenggaran event atau kegiatan sejenis. “Kalau rencana disetujui, untuk pengelolaanya bisa dikoordinasikan dengan komunitas-komunitas. Sehingga Taman Krucuk ini dapat lebih terawat. Termasuk bisa digelar event rutin. Karena di lokasi tersebut terdapat tempat teater terbuka, dan ruang publik lainnya,” terangnya. (abd/ade)

0 Komentar