1 PDP Cirebon Meninggal, Kadinkes: Gagal Ginjal

SATU pasien dengan status PDP (pasien dalam pengawasan) Covid-19 meninggal saat menjalani perawatan di rumah sakit. Dinkes Kabupaten Cirebon memastikan meninggalnya PDP yang punya riwayat perjalanan ke Singapura itu bukan karena Covid-19 tapi karena gagal ginjal.

“Benar ada 1 PDP meninggal dunia. Kalau dari pemeriksaan sih negatif corona. Penyebab PDP itu meninggal karena gagal ginjal. Kejadiannya beberapa hari yang lalu,” jelas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Hj Eni Suhaeni SKM MKes kepada Radar Cirebon, Senin (16/3).

Dikatakan Eni, PDP tersebut dibawa ke rumah sakit setelah menunjukan gejala-gejala mirip dengan gejala virus corona sehingga dilakukan langkah antisipasi dengan melakukan isolasi.

“Saat itu diambil opsi diisolasi karena yang bersangkutan ada riwayat baru pulang dari Singapura. Hasil tes sendiri sudah keluar dan penyebab kematiannya bukan corona, melainkan gagal ginjal. Tapi yang bersangkutan memang benar meninggal dunia saat masih dalam pengawasan,” jelasnya.

Pemkab Cirebon sendiri sudah menetapkan status tanggap darurat non bencana alam pandemi covid-19 mulai kemarin. Surat penetapan status tersebut sudah diteken Bupati Cirebon Imron MAg dan dibacakan saat teleconference dengan Gubernur Jabar Ridwan Kamil di ruang comand center, Senin(16/3).

Tanggap darurat tersebut ditetapkan dari mulai tanggal 16 maret 2020 sampai 29 maret 2020. Kepala BPBD Kabupaten Cirebon Dadang Suhendra melalui Kasi Kedaruratan dan Logistik Eman Sulaeman mengatakan status tanggap darurat sendiri nantinya akan diikuti dengan surat keputusan bupati terkait penanganan virus corona.

“Tadi (kemarin, red) suratnya sudah ditandatangani oleh Bupati Cirebon. Sudah per hari ini (kemarin, red) statusnya tanggap darurat. Ini untuk memepermudah pergerakan SDM, peralatan, dan penganggaran dalam penanganan corona virus,” ujarnya.

Ditemui terpisah, Bupati Cirebon Imron MAg mengakui Pemkab Cirebon sudah menetapkan status tangap darurat bencana terkait penanganan pencegahan virus corona di Kabupaten Cirebon. “Saya sudah teken suratnya. Berlaku sampai dengan 29 maret 2020,” tandas bupati.

TUTUP AREA PUBLIK

Sejumlah area publik dari mulai Taman Pataraksa, Taman Pataraksa, Hutan Kota, Taman PKK, car free day, Stadion Ranggajati, alun-alun kecamatan dan GOR lainnya yang merupkan milik Pemkab

Komentar