Padahal Potensi Besar, Konsumsi Ikan Warga Kabupaten Cirebon Masih Rendah

Pasar Ikan Gebang
PASAR IKAN: Sejumlah warga saat melintas di Pasar Ikan Gebang, kemarin. Konsumsi ikan masyarakat Kabupaten Cirebon masih rendah. FOTO: DENY HAMDANI/RADAR CIREBON
0 Komentar

RADARCIREBON.ID -Tingkat konsumsi ikan masyarakat Kabupaten Cirebon masih tergolong rendah, meskipun wilayah ini dikenal sebagai daerah pesisir dengan potensi perikanan yang besar.

Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Cirebon, konsumsi ikan warga baru mencapai 42,40 kilogram per kapita per tahun.

Kepala Bidang Perikanan Tangkap DKPP Kabupaten Cirebon, Baehaqi mengatakan, angka tersebut masih berada di bawah rata-rata konsumsi ikan masyarakat Jawa Barat maupun nasional.

Baca Juga:Soal 160 Ribu Peserta BPJS PBI Nonaktif, Forum Puskesos Desak Pemkab Cirebon Bertindak160 Ribu Peserta BPJS PBI Nonaktif, DPRD Cirebon Sebut Data Desil Kemiskinan Amburadul

“Rata-rata konsumsi ikan Jawa Barat sudah mencapai 46,41 kilogram per orang per tahun, sementara nasional sekitar 60 kilogram per orang per tahun,” ujar Baehaqi.

Lebih lanjut, dijelaskan Baehaqi, rendahnya konsumsi ikan dipengaruhi oleh sejumlah faktor, di antaranya kebiasaan makan masyarakat serta minimnya variasi olahan ikan yang diminati, khususnya oleh anak-anak. Padahal, Kabupaten Cirebon memiliki potensi sumber daya perikanan yang cukup melimpah.

Untuk meningkatkan minat masyarakat mengonsumsi ikan, DKPP Kabupaten Cirebon telah menyiapkan berbagai program.

Salah satunya melalui kegiatan Safari Gemar Makan Ikan yang menyasar sekolah-sekolah dan masyarakat umum.

Selain itu, DKPP juga rutin menggelar bimbingan teknis (bimtek) pengolahan ikan. Kegiatan ini bertujuan mendorong inovasi produk olahan ikan agar lebih menarik, praktis, dan disukai anak-anak.

“Ikan bisa diolah menjadi berbagai produk yang lezat, bergizi, dan bernilai ekonomi,” jelas Baehaqi.

Upaya lainnya dilakukan melalui penyelenggaraan bazar produk perikanan, yang memperkenalkan beragam olahan ikan lokal kepada masyarakat sekaligus mendukung pelaku usaha perikanan di daerah.

Baca Juga:Polresta Cirebon Panen Jagung di Sindangjawa, Bupati Imron Beri ApresiasiPembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Banjarwangunan Terhambat Lahan

Baehaqi menegaskan, konsumsi ikan memiliki peran penting bagi kesehatan masyarakat karena kandungan proteinnya yang tinggi.

“Jika masyarakat gemar makan ikan, dampaknya tidak hanya pada kesehatan, tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan nelayan,” tuturnya.

Sementara itu, Tokoh Nelayan asal Gebang, H Dade Mustofa, menilai konsumsi ikan masyarakat Kabupaten Cirebon memang masih relatif rendah. Menurutnya, lonjakan pembelian ikan biasanya hanya terjadi pada momen tertentu.

“Biasanya ramai saat tahun baru, Lebaran, atau momen besar lainnya. Kalau hari biasa, penjualan ikan cenderung sepi,” ujarnya.

0 Komentar