Rel Terendam Banjir, 28 KA Gagal Berangkat, 7 KA Harus Memutar

rel kereta api terendam banjir
Banjir di wilayah kerja Daop 4 Semarang, dan Daop 1 Jakarta berdampak langsung pada kelancaran perjalanan kereta api.
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Banjir di wilayah kerja Daop 4 Semarang, dan Daop 1 Jakarta berdampak langsung pada kelancaran perjalanan kereta api.

Sejumlah rel lintasan kereta api tidak bisa dilewati karena tergenang oleh banjir akibat hujan deras sejak Sabtu malam.

Dari hasil pemantauan di lapangan, pada Minggu pagi ini, 18, Januari 2026 genangan air di lokasi petak jalan Stasiun Pekalongan – Stasiun Sragi Daop 4 Semarang, kembali mengalami kenaikan dikarenakan di lokasi mengalami hujan.

Baca Juga:Presiden Venezuela Nicolas Maduro Ditangkap Delta Force, Operasi Mirip di Film ActionTransJakarta Benchmark Pengembangan BRT Trans Cirebon

Sementara genangan air terjadi di beberapa titik lokasi di wilayah Daop 1 Jakarta, diantaranya di Stasiun Kampung Bandan, Stasiun Jakarta Gudang, Stasiun Jakarta Kota, dan petak jalan antara Stasiun Jakarta Kota – Stasiun Tanjung Priok.

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin menjelaskan bahwa curah hujan tinggi dan genangan air di lintasan menyebabkan sebagian jalur belum dapat dilalui secara aman.

KAI terus melakukan pemantauan intensif serta pemeriksaan teknis secara menyeluruh guna memastikan keselamatan perjalanan

“Keselamatan perjalanan kereta api dan pelanggan menjadi prioritas utama. Seiring bertambahnya titik banjir dan tingginya potensi keterlambatan, KAI melakukan rekayasa pola operasi, termasuk pengalihan rute, pembatasan kecepatan, hingga pembatalan perjalanan kereta api agar risiko keselamatan dapat dihindari,” ujar Muhib.

Terdapat beberapa KA yang melintas di wilayah Daop 3 Cirebon yang dibatalkan perjalanannya pada hari Minggu, 18, Januari 2026 per pukul 08.00 WIB, diantaranya:

  1. KA 1B (KA Argo Bromo Anggrek relasi Surabaya Pasar Turi – Gambir)
  2. KA 2B (KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir – Surabaya Pasar Turi)
  3. KA 17 (KA Argo Sindoro relasi Semarang Tawang – Gambir)
  4. KA 20 (KA Argo Muria relasi Gambir – Semarang Tawang)
  5. KA 29F (KA Argo Anjasmoro relasi Surabaya Pasar Turi – Gambir)
  6. KA 30F (KA Argo Anjasmoro relasi Gambir – Surabaya Pasar Turi)
  7. KA 146-147 (KA Blambangan Ekspres relasi Ketapang – Surabaya Pasar Turi – Semarang Tawang – Pasar Senen)
  8. KA 148-145 (KA Blambangan Ekspres relasi Pasar Senen – Semarang Tawang – Surabaya Pasar Turi – Ketapang)
  9. KA 151 (KA Brantas relasi Blitar – Pasar Senen)
  10. KA 152 (KA Brantas relasi Pasar Senen – Blitar)
  11. KA 175 (KA Menoreh relasi Semarang Tawang – Pasar Senen)
  12. KA 178 (KA Tawang Jaya Premium relasi Pasar Senen – Semarang Tawang)
  13. KA 217 (KA Kaligung relasi Semarang Poncol – Cirebon Prujakan)
  14. KA 218 (KA Kaligung relasi Cirebon Prujakan – Semarang Poncol)
  15. KA 216 (KA Kaligung relasi Brebes – Semarang Poncol)
  16. KA 213 (KA Kaligung relasi Semarang Poncol – Brebes)
  17. KA 269 (KA Matarmaja relasi Malang – Pasar Senen)
  18. KA 270 (KA Matarmaja relasi Pasar Senen – Malang)
  19. KA 203 (KA Tegal Bahari relasi Tegal – Pasar Senen)
  20. KA 204 (KA Tegal Bahari relasi Pasar Senen – Tegal)
  21. KA 46 (KA Taksaka relasi Gambir – Yogyakarta)
  22. KA 47 (KA Taksaka relasi Yogyakarta – Gambir)
  23. KA 50F-51F (KA Purwojaya relasi Gambir – Kroya – Cilacap)
  24. KA 52-49 (KA Purwojaya relasi Cilacap – Kroya – Gambir)
  25. KA 171-174 (KA Ciremai relasi Semarang Tawang – Cirebon – Bandung)
  26. KA 173-172 (KA Ciremai relasi Bandung – Cirebon – Semarang Tawang)
  27. KA 7003 (KA Sembrani Tambahan relasi Surabaya Pasar Turi – Gambir)
  28. KA 7004 (KA Sembrani Tambahan relasi Gambir – Surabaya Pasar Turi)
0 Komentar