“Saya ingin kebersihan ini tidak hanya saat sidak, tetapi benar-benar dijaga secara konsisten selama operasional berlangsung,” tegasnya.
Sementara itu, pada bagian belakang gedung telah dibangun IPAL dengan kedalaman sekitar 1,5 meter. Sistem ini dirancang agar air limbah dari dapur terlebih dahulu masuk ke bak awal, kemudian disaring secara bertahap hingga aman sebelum dibuang ke saluran akhir.
“Air limbah sudah diolah sesuai standar IPAL. Di bak pembuangan akhir, kondisi air sudah bersih dan tidak berbahaya,” jelasnya.
Baca Juga:Wakil Bupati Minta UMKM Indramayu Terus Didukung Bank IndonesiaGudang Plastik di Ciawigebang Terbakar, Pemiliknya Rugi Segini
Terkait perizinan, U Kusmana memastikan hampir seluruh dokumen telah lengkap, mulai dari sertifikat tanah hingga dokumen lingkungan.
“Secara keseluruhan perizinan sudah ditempuh dan lengkap. Hanya Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) yang masih dalam proses dan sedang ditunggu,” pungkasnya. (ags)
