Pemain ketiga yang turut diuntungkan adalah Brahim Díaz. Ia masuk menggantikan Bellingham di Bernabeu dan langsung memberikan dampak nyata. Meski tidak mencetak gol, kontribusinya cukup krusial. Brahim memaksa terjadinya pelanggaran yang berujung penalti di menit akhir, serta sebelumnya menyumbangkan assist untuk gol pembuka Vinicius. Dengan gaya bermain yang agresif dan lincah, ia bisa menjadi opsi penting di belakang penyerang utama.
Di tengah spekulasi bahwa Bellingham mungkin sudah mengalami masalah fisik sebelum pertandingan, Arbeloa dengan tegas membantah anggapan tersebut. Seusai laga, ia menegaskan bahwa kondisi sang pemain sebenarnya prima sebelum pertandingan dimulai.
“Apakah Jude sudah cedera sebelum laga? Tidak. Jude berada dalam kondisi sempurna untuk bermain,” tegas Arbeloa.
Baca Juga:Real Madrid Bidik Bruno Fernandes, Masa Depan Jude Bellingham DipertanyakanRuang Fiskal Desa Terhimpit, Legislator Jabar Hadir Kawal Aspirasi Warga
Sebelum cedera ini, Bellingham merupakan sosok yang hampir tak tergantikan di skuad utama. Ia telah mencatat 26 penampilan di berbagai ajang, dengan sumbangan enam gol dan empat assist. Kini, Real Madrid harus beradaptasi tanpa kehadiran gelandang andalannya untuk sementara waktu. Bagi Arda Guler, Dani Ceballos, dan Brahim Díaz, situasi ini menjadi momentum emas untuk membuktikan kualitas mereka. (mid)
