Pesantren Al Hikmah Raih Prestasi Panahan Nasional di Lombok

Azkia Listy septiani juara nasional panahan
JUARA. Azkia Listy septiani , juara nasional panahan di lombok bersama kepala SMP Al Hikmah Bobos Cirebon, Lily Indahsari SPdI dan kesiswaannya, Nur Johariah SPdI. FOTO: PESANTREN AL HIKMAH FOR RADAR CIREBON
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Pesantren Tahfidz Quran Terpadu (PTQT) Dukupuntang, Kabupaten Cirebon kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.

Melalui Azkia Listy Septiani, siswi SMP Al Hikmah Bobos, pesantren ini berhasil meraih juara IV pada ajang kompetisi panahan tingkat nasional yang digelar di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), belum lama ini.

Prestasi yang diraih Azkia semakin melengkapi deretan capaian yang sebelumnya telah ditorehkan SMP Al Hikmah Bobos. Selain berprestasi di bidang olahraga, Azkia juga dikenal memiliki prestasi akademik yang cemerlang.

Baca Juga:AKMI Suaka Bahari Cirebon Siap Perkuat SDM Martim Nasional lewat Wisuda 2026Perkuat Tata Kelola, Pemkab Cirebon Helat Pelatihan Manajemen Risiko Eksekutif

Siswi kelahiran Cirebon, 3 September 2010, putri dari pasangan Sartono dan Bidan Lilis Komalasari ini bercita-cita menjadi seorang dokter dan memiliki ketertarikan khusus pada mata pelajaran Matematika.

Azkia memiliki semboyan hidup, “Pemenang sejati adalah pribadi yang pernah jatuh terpuruk, lalu bangkit dan berdiri kembali.”

Sejak tiga tahun lalu, Azkia meninggalkan rumah untuk menimba ilmu di Pesantren Tahfidz Quran Terpadu Al Hikmah Dukupuntang. Ia mengaku tidak menyangka mampu menghafal Alquran hingga tujuh juz, sesuatu yang sebelumnya terasa mustahil.

Ia pun menyampaikan rasa terima kasih kepada orang tua yang senantiasa memberikan motivasi dan doa, serta kepada para pembimbing yang tekun mendampingi proses pendidikannya.

Pengagum Ibnu Sina ini berharap dapat terus berkembang menjadi pribadi yang mandiri dan percaya diri.

Kepala SMP Al Hikmah, Lily Indahsari, SdI didampingi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Nur Johariah SPdI berharap Azkia dapat terus meningkatkan prestasi panahan hingga mencapai hasil optimal, sekaligus menuntaskan hafalan Alquran hingga 30 juz.

Dalam keseharian di pondok, Azkia dikenal sebagai santri yang kreatif, disiplin, dan bertanggung jawab.

Baca Juga:Disnaker Rencanakan Relokasi ke Eks PTSPMushaf Alquran Isyarat 30 Juz Pertama di Dunia Dipamerkan Indonesia di Kairo

Sementara itu, Ketua Yayasan Al Hkmah Bobos Dukupuntang Cirebon, Nina Nurohmah MSi Al Hafidzah, menjelaskan bahwa Pesantren Al Hikmah merupakan lembaga pendidikan, sosial, dan dakwah yang menaungi jenjang TK, SD, SMP, dan MA. Khusus siswa SMP dan MA, diwajibkan tinggal di asrama selama 24 jam untuk mengikuti seluruh aktivitas pesantren.

“Pesantren Al Hikmah berupaya semaksimal mungkin memberikan ruang bagi potensi santri agar dapat berkembang. Harapannya, santri tidak hanya kuat dalam hafalan dan dekat dengan Alquran, tetapi juga unggul secara akademik serta pengembangan diri. Alhamdulillah, kini atlet panahan tingkat nasional telah lahir dari Pesantren Al Hikmah,” ujarnya. (abd/adv)

0 Komentar