Adapun pada angkutan udara untuk penerbangan domestik kelas ekonomi, pemerintah menyiapkan diskon tarif sekitar 17–18 persen pada periode 14–29 Maret 2026, dengan target 3,3 juta penumpang. Stimulus ini diharapkan meningkatkan keterjangkauan tiket pesawat, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan perjalanan jarak jauh dan memiliki keterbatasan waktu.
Dengan rangkaian insentif tersebut, pemerintah menargetkan perjalanan mudik Lebaran 2026 tidak hanya lebih ringan dari sisi biaya, tetapi juga mampu menggerakkan konsumsi dan aktivitas ekonomi di berbagai daerah tujuan.(dsw)
