Menu MBG Keterlaluan, Kemungkinan 3 Hal Ini Penyebabnya

menu mbg ramadan
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Naniek Sudaryati Deyang merespons menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang keterlaluan di Bulan Ramadan.
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Naniek Sudaryati Deyang merespons menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang keterlaluan. Menu-menu itu memang membanjiri laman media sosial (medsos) beberapa hari terakhir ini.

Perempuan yang biasa disapa Deyang pun mengapresiasi “protes” menu di bulan Ramadan yang dilakukan orang tua dan sebagian guru.

“Saya sebagai Wakil Kepala BGN, mengucapkan terimakasih atas unggahan masyarakat yang demikian membanjir,” tulis Deyang dalam postingannya di media sosial Facebook.

Baca Juga:Masjid Sang Cipta Rasa Geger, Ada Jamaah Meninggal saat KhutbahJenazah Tersangkut di Jembatan Sungai Suranenggala Cirebon, Ternyata Warga Setempat

Namun demikian Deyang menyebut, banyak yang mengunggah dengan tujuan masing-masing. Ada yang memang tulus ingin mengkritisi dan ada yang demi monetasi. Bahkan ada yang benar-benar hoax mungkin ingin menyerang program MBG.

“Apapun alasan masyarakat, sekali lagi saya ucapkan terima kasih. Karena dengan jumlah tenaga pengawas BGN tidak lebih dari 100 orang, tentu sangat berat kami harus mengawasi 24 ribu dapur yang tersebar dari Sabang sampai Meraoke,” ungkapnya.

Dengan membanjirnya unggahan menu MBG Ramadan di berbagai platform, sangat membantu dirinya. Dia pun berjanji untuk membenahi program MBG. Terutama berkait dengan penggunaan budget untuk pembelian bahan baku.

“Saya sangat berharap bila mengunggah demi perbaikan, mohon sebutkan nama sekolahnya apa, di desa atau jalan apa? Kecamatan apa? Dan juga Kabupaten mana? Plus provinsi apa? Biar kami segera bisa menindaklanjuti,” pinta Deyang.

Deyang pun kembali menyampaikan, budget untuk MBG adalah Rp 8000 untuk Balita hingga kelas 3 SD. Sedangkan untuk anak kelas 4 ke atas Rp 10.000. Juga untuk Ibu hamil dan menyusui.

“Kenapa saya berulang-ulang menjelaskan budget bahan makan program MBG? Karena masih banyak di Medsos yang memaki-maki program MBG lantaran memakai ukuran budget uang Rp 15.000,” tandasnya.

Dia menjelaskan, memang benar budget program MBG Rp 15.000. Tetapi yang Rp 3000 untuk operasional. Seperti untuk gaji relawan, sewa mobil, insentif PIC di sekolah-sekolah, insentif untuk kader yang mengantar menu 3B, BBM, membeli gas, membayar listrik dan membayar Wifi serta sampah.

Baca Juga:Presiden Venezuela Nicolas Maduro Ditangkap Delta Force, Operasi Mirip di Film ActionTransJakarta Benchmark Pengembangan BRT Trans Cirebon

Sementara, tandasnya, yang Rp 2000 untuk menyewa tanah dan bangunan. Termasuk 4 gudang, 2 kamar mess dan semua perlengkapan di dalamnya. Juga untuk sewa alat masak, perlengkapan dapur, dan ompreng.

0 Komentar