RADARCIREBON.ID — Pertamina EP Zona 7 memperkuat upaya konservasi pesisir dengan menyerahkan 5.000 bibit mangrove setinggi sekitar satu meter di Desa Jadimulya, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon. Program ini menjadi langkah berkelanjutan perusahaan dalam menjaga ekosistem pesisir sekaligus menekan dampak abrasi.
Bibit mangrove diserahkan langsung Head of Communication, Relations & CID Pertamina EP Zona 7, Wazirul Luthfi, kepada Ketua LSM Panglaot, Teuku Fakhrudin, yang selama ini aktif mengelola kawasan mangrove setempat. Kolaborasi dengan organisasi lokal tersebut menjadi bagian dari pendekatan partisipatif dalam pelaksanaan tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan.
Selain penyerahan bibit, tim juga meninjau kondisi kawasan pesisir serta membahas potensi pengembangan ruang edukasi lingkungan berbasis masyarakat. Sejumlah aspek teknis turut diidentifikasi, mulai dari akses menuju lokasi hingga kebutuhan infrastruktur penunjang. Dokumentasi udara dilakukan untuk memperoleh gambaran perkembangan kawasan secara menyeluruh.
Baca Juga:Heboh Pembongkaran Bangunan TK, Kuwu Guwa Kidul Klaim Sudah Ada Kesepakatan untuk Dibangun KDMPBuka Puasa Tematik dengan Hadiah Tabungan Umrah
Sejak program konservasi berjalan, Pertamina EP Zona 7 telah enam kali melakukan penanaman mangrove dengan cakupan lahan sekitar 5–6 hektare dan total sekitar 60 ribu pohon. Kawasan tersebut kini mulai membentuk sabuk hijau pesisir yang berfungsi sebagai pelindung alami dari abrasi sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan.
Perusahaan menegaskan pentingnya kolaborasi lintas pihak agar pengelolaan pesisir berjalan terintegrasi dan memberikan manfaat sosial serta lingkungan jangka panjang bagi masyarakat sekitar. (apr)
