Bupati Indramayu Lucky Hakim Launching Wong Reang Apps, Siap Sukseskan SE2026

BPS Provinsi Jawa Barat
SUKSESKAN SENSUS EKONOMI: BPS Provinsi Jawa Barat bersama Pemkab Indramayu siap bersinergi menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Mei–Juli 2026. Foto: DISKOMINFO FOR RADAR INDRAMAYU
0 Komentar

INDRAMAYU – Bupati Indramayu Lucky Hakim secara resmi meluncurkan Wong Reang Apps sekaligus mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di Kabupaten Indramayu. Peluncuran tersebut digelar di Aula Ki Tinggil Setda Indramayu, Selasa (3/3/2026). Dihadiri Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Barat Dr Margaretha Ari Anggorowati, unsur Forkopimda, serta para pemangku kepentingan di lingkungan Pemkab Indramayu.

Dalam sambutannya, Lucky Hakim mengapresiasi kehadiran Wong Reang Apps yang dinilai mampu mengintegrasikan berbagai layanan perangkat daerah ke dalam satu sistem digital. Menurutnya, aplikasi tersebut menjadi langkah maju dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan responsif.

“Keterbukaan informasi adalah hak masyarakat sekaligus menjadi reputasi bagi pemerintah sebagai pelayan publik. Ketika pelayanan publik terbuka dan terintegrasi, maka kepercayaan masyarakat dan investor akan meningkat,” ujarnya.

Baca Juga:Bagaimana Hukum Wanita Haid atau Junub yang Masuk Masjid? Ini Penjelasannya!Lapangan Atletik Ditumbuhi Rumput Liar, Kondisi Sport Center Indramayu Memprihatinkan

Selain peluncuran aplikasi, Pemkab Indramayu juga menyatakan kesiapan mendukung penuh pelaksanaan SE2026. Lucky menegaskan, sensus ekonomi memiliki peran penting di tengah dinamika pertumbuhan ekonomi yang berkembang sangat cepat. Data yang akurat dan mutakhir menjadi kunci dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.

“Kalau datanya tidak benar, maka hasilnya tidak benar. Ini tantangan besar. Saya minta seluruh jajaran pemda, mulai dari camat, kepala desa hingga RT/RW, turut membantu dan mengawal proses pendataan ini,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BPS Provinsi Jawa Barat Dr Margaretha Ari Anggorowati menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemkab Indramayu dalam mendukung SE2026. Ia menjelaskan bahwa sensus ini merupakan pekerjaan besar, mengingat Jawa Barat menyumbang sekitar 20 persen pelaku usaha nasional.

“Setelah SE2026 selesai, kita akan memiliki gambaran yang utuh mengenai struktur ekonomi Kabupaten Indramayu. Data tersebut akan menjadi dasar penting dalam perumusan kebijakan sosial dan ekonomi ke depan,” katanya.

Di tempat yang sama, Kepala BPS Kabupaten Indramayu Dudi Barmana menjelaskan, Sensus Ekonomi 2026 merupakan kegiatan pendataan di bidang ekonomi yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali sesuai amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik.

Ia menegaskan, SE2026 bersifat rahasia dan tidak berkaitan dengan perpajakan. Sensus ini tidak hanya mendata jumlah dan sebaran usaha, tetapi juga memotret struktur ekonomi, karakteristik dan profil usaha, tingkat produktivitas, daya saing, hingga perkembangan ekonomi digital.

0 Komentar