RADARCIREBON.ID – Menggerakan roda ekonomi Ciayumajakuning sekaligus wujud erat kolaborasi dengan Pemerintah Daerah, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Cirebon gelar Festival Ramadhan (FestRa) 2026.
Mengusung tema “Ramadan Langkung Sae: Sinergi Nilai Ramadan dalam Penguatan Ekosistem Ekonomi Syariah”, FestRa 2026 digelar pada 1-7 Maret 2025 berpusat di Alun-alun Majalengka.
Kepala KPw BI Cirebon Wihujeng Ayu Rengganis, bersama Bupati Majalengka Drs H Eman Suherman MM, secara resmi membuka FestRa 2026.
Baca Juga:Perdagangan Perbatasan Tumbuh, 530 Kg Ikan Diekspor ke SarawakRatusan PJU Mati di Jalur Pantura, Dishub Cirebon Segera Lapor ke Kemenhub
Festival yang dipusatkan di Alun-alun Majalengka ini turut dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Majalengka.
Kepala KPw BI Cirebon, Wihujeng Ayu Rengganis menuturkan penyelenggaraan FestRa 2026 adalah kontribusi peran BI di wilayah Ciayumajakuning dalam perhelatan Road to Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) Regional Jawa, sekaligus mendukung Provinsi Jawa Barat dalam ajang Anugerah Adinata Syariah Nasional serta menyemarakkan Bulan Pembiayaan Syariah (BPS) dan National Halal Festival (NFH).
“Pengembangan ekonomi dan keuangan syariah berfokus pada tiga strategi utama, yaitu penguatan ekosistem produk halal, penguatan ekonomi syariah, serta penguatan literasi, inklusi, dan halal lifestyle,” tuturnya.
FestRa 2026 menghadirkan ekosistem halal yang terintegrasi berbasis rantai nilai (value chain) yang mencakup seluruh sektor.
KPw BI Cirebon memfasilitasi 27 UMKM unggulan yang terdiri dari 21 pelaku kuliner, 3 kriya, dan 3 modest fashion.
Momentum ini juga ditandai dengan peresmian Zona Khas (Kuliner Halal Aman Sehat) Kasungka Majalengka, yang menjadi kawasan kuliner terverifikasi halal dan higienis pertama di Ciayumajakuning, hasil kolaborasi dengan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS).
“Untuk mengakselerasi digitalisasi sistem pembayaran, seluruh transaksi merchant di area FESTRA diwajibkan menggunakan QRIS, didukung program apresiasi QRIS Jawara bagi pedagang dan QRIS Race bagi pengunjung,” ungkapnya.
Baca Juga:Menag Klarifikasi soal Zakat, Ajak Penguatan Ekonomi Syariah Lewat Wakaf dan Filantropi IslamKDM Bakal Sapa Warga Kuningan, Bupati: Momentum Silaturahmi Penuh Makna
Lanjutnya, FestRa 2026 memfasilitasi perluasan akses pembiayaan melalui inovasi IN-FESTASI (Integrasi-Festival Finansial), UMKM dapat mengecek riwayat kredit (SLIK OJK) dan berkonsultasi langsung dengan perbankan syariah di lokasi.
Optimalisasi instrumen keuangan sosial syariah juga didorong melalui program Wakaf BERKAFEIN.
Melalui inisiatif ini, hasil wakaf dari kopi lokal dan penjualan UMKM di Halal Center akan disalurkan untuk program wakaf produktif di Ciayumajakuning. Selain itu, KPw BI Cirebon juga menyediakan fasilitasi Sertifikasi Halal Gratis dengan metode self-declare bagi 25 pendaftar.
