Dinsos Jajaki Kolaborasi LKSA dengan Disnaker

Dinsos
KERJA SAMA: Dinsos dan Disnaker Kota Cirebon bersama perwakilan LKSA se-Kota Cirebon menjajaki kerja sama penyerapan tenaga kerja bagi anak binaan LKSA, Senin (2/3/2026) di Aula Dinsos Kota Cirebon. FOTO: ABDULLAH/RADAR CIREBON
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Cirebon menjajaki kolaborasi dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) guna membuka peluang kerja bagi anak-anak binaan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) atau panti asuhan.

Kepala Dinsos Kota Cirebon, Dra Santi Rahayu MSi, mengatakan pihaknya telah bertemu dengan Disnaker pada Senin (2/3/2026) untuk membahas kemungkinan lulusan atau anak binaan LKSA mendapatkan akses informasi dan peluang kerja.

“Dinsos mencoba memfasilitasi LKSA dengan Disnaker agar anak-anak binaan memiliki kesempatan terserap di dunia kerja,” ujar Santi.

Baca Juga:Heboh Pembongkaran Bangunan TK, Kuwu Guwa Kidul Klaim Sudah Ada Kesepakatan untuk Dibangun KDMPBuka Puasa Tematik dengan Hadiah Tabungan Umrah

Menurut dia, kolaborasi tersebut diharapkan dapat membuka akses informasi terkait formasi lowongan kerja yang memungkinkan anak-anak binaan LKSA memperoleh pekerjaan setelah menyelesaikan masa pembinaan.

Kepala Bidang Pelatihan Kerja dan Penempatan Tenaga Kerja (PKPTK) Disnaker Kota Cirebon, Dra Fatwa Alfatiyah, didampingi Fungsional Pengantar Kerja Ahli Muda Muhammad Yani SH, mengapresiasi inisiatif Dinsos dalam menjajaki kerja sama tersebut.

Fatwa menjelaskan, Disnaker dapat membantu dalam hal fasilitasi informasi ketenagakerjaan, termasuk menyampaikan informasi lowongan kerja kepada LKSA. Namun, untuk program pelatihan kerja terdapat ketentuan bahwa peserta harus ber-KTP Kota Cirebon.

“Untuk pelatihan, ada persyaratan administrasi, yakni harus warga Kota Cirebon. Sementara anak-anak binaan LKSA tidak seluruhnya berdomisili di Kota Cirebon. Namun, untuk informasi peluang kerja akan kami bantu sampaikan kepada LKSA,” ujarnya.

Melalui penjajakan kerja sama ini, Dinsos berharap anak-anak binaan LKSA memiliki akses yang lebih luas terhadap dunia kerja sehingga dapat mandiri secara ekonomi setelah keluar dari lembaga pembinaan. (abd)

0 Komentar