Tokoh masyarakat Blok Kalijaga, Mulyono mengatakan, di sejumlah titik terdapat lubang berdiameter cukup lebar dan cukup dalam.
“Lubangnya besar dan dalam. Kalau sudah diguyur hujan mirip kubangan. Jika tidak hati-hati bisa terperosok,” ujarnya.
Menurut Mulyono, kerusakan jalan tersebut sudah berlangsung cukup lama. Bahkan, tidak sedikit pengendara sepeda motor yang terjatuh saat berusaha menghindari lubang atau kehilangan keseimbangan saat melintas.
Baca Juga:SDN Kebon Baru 4 Berbagi SembakoSkenario Hadapi Harga Minyak Dunia, Terburuk, Ambil Langkah Penyesuaian Fiskal Hingga Efisiensi Belanja Negara
Selain membahayakan keselamatan, kondisi jalan juga kerap menyebabkan kendaraan mengalami kerusakan.
“Sudah banyak yang jatuh. Kendaraan juga banyak yang rusak karena jalannya berlubang,” katanya.
Warga berharap, pemerintah daerah segera memperbaiki jalan tersebut. Terlebih, lokasi Blok Kalijaga berada di wilayah perbatasan antara Kabupaten Cirebon dan Kota Cirebon.
Menurut warga, kondisi jalan itu seharusnya menjadi perhatian serius karena menjadi salah satu akses yang dilalui masyarakat dari dua wilayah tersebut.
“Ini wilayah perbatasan. Bisa dibilang sebagai etalase Kabupaten Cirebon. Kalau kondisinya rusak parah seperti ini tentu membuat citra daerah jadi kurang baik,” tambahnya.
Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Cirebon, Rezza Fauzi ST mengatakan, pihaknya akan segera menindaklanjuti laporan kerusakan jalan tersebut.
“Kami akan segera menindaklanjuti kerusakan jalan itu,” ujarnya singkat. (sam/den)
