KDM Bikin Gebrakan Lagi, Ada Diskon Pajak Kendaraan 10 Persen Selama Lebaran

diskon pajak kendaraan bermotor libur idul fitri
Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan diskon pajak kendaraan bermotor untuk libur Idul Fitri yakni 18 - 24, Maret 2026. Foto: Aplikasi Sapa Warga - radarcirebon.id
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Ada-ada saja apa yang dilakukan oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Di saat liburan Lebaran 2026, sosok yang akrab disapa KDM itu justru memberikan gebrakan soal pajak kendaraan.

Di saat yang lain sedang libur, KDM justru terus memikirkan bagaimana Pemprov Jabar tetap mengoptimalkan pendapatan. Terutama dari pajak kendaraan bermotor.

Selama liburan Lebaran 2026, KDM memberlakukan diskon 10 persen untuk semua kendaraan bermotor. Baik mobil maupun motor.

Baca Juga:Tol Layang MBZ Paling Horor, Tak Siap Hadapi MudikResmi Rilis Maret 2026 di Netflix, Live-Action One Piece Melanjutkan Arc Dari Musim Sebelumnya

Lalu siapa yang melayani jika ada yang ingin membayar pajak? Menurut KDM, layanan pajak tetap buka saat libur. Bahkan bisa membayar pajak dari rumah lewat HP. Dengan demikian tidak ada alasan lagi untuk menunda membayar pajak.

KDM juga menyarankan masyarakat memanfaatkan momen Lebaran ini. “Daripada uang habis buat Lebaran, mending sekalian bayar pajak, lumayan diskon 10 persen,” ujarnya.

Dijelaskannya, pembayaran pajak bisa menggunakan 2 aplikasi. Yang pertama melalu Aplikasi Sambara (Sapa Warga). Kedua melalui Aplikasi Signal (Samsat Digital Nasional)

Memang di tengah tradisi belanja besar-besaran saat Lebaran, Gubernur KDM justru mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam mengatur keuangan.

Melalui program diskon pajak kendaraan sebesar 10 persen, KDM mengajak warga mengalihkan sebagian pengeluaran konsumtif menjadi pembayaran kewajiban yang lebih produktif.

Menurutnya, momen Lebaran seharusnya tidak hanya dihabiskan untuk belanja, tetapi juga dimanfaatkan untuk menyelesaikan kewajiban. Misalnya pajak kendaraan. Apalagi dengan adanya potongan harga.

Dengan kemudahan pembayaran melalui aplikasi digital seperti Sambara dan Signal, masyarakat kini memiliki akses lebih praktis tanpa harus datang langsung ke kantor Samsat.

Baca Juga:Destinasi Wisata Libur Lebaran di Majalengka, Simak Rekomendasi Berikut IniMasyarakat Tak Perlu Panic Buying, Stok BBM Aman

Pesan ini menjadi pengingat bahwa pengelolaan keuangan saat Lebaran tidak hanya soal perayaan, tetapi juga tentang keputusan yang berdampak jangka panjang.

Apa yang dilakukan KDM bukan saja bisa meringankan beban masyarakat, tetapi juga dinilai sebagai strategi untuk menjaga pemasukan daerah. Terutama dari sektor pajak kendaraan bermotor. Pajak tersebut selama ini menjadi tulang punggung pendapatan asli daerah.

Langkah ini dipandang sebagai upaya pemerintah daerah untuk menjaga keseimbangan antara stimulus ekonomi bagi warga dan keberlanjutan pembangunan daerah.

0 Komentar