RADARCIREBON.ID – Pasca Hari Raya Idul Fitri, Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon menyiapkan langkah strategis untuk menangani lonjakan volume sampah yang diprediksi meningkat signifikan.
Walikota Cirebon, Effendi Edo mengatakan, pihaknya saat ini melakukan simulasi dan mengevaluasi berbagai skema penanganan sampah agar lebih efektif.
Dalam keterangannya kepada media, walikota menjelaskan bahwa salah satu fokus utama adalah optimalisasi Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).
Baca Juga:Resmi Rilis Maret 2026 di Netflix, Live-Action One Piece Melanjutkan Arc Dari Musim SebelumnyaDestinasi Wisata Libur Lebaran di Majalengka, Simak Rekomendasi Berikut Ini
“Kami tengah mencari solusi nyata untuk penanganan sampah ini. Fungsi TPS3R akan dikembalikan sesuai peruntukannya agar lebih optimal. Saat ini semua masih dalam tahap simulasi untuk menentukan metode yang paling efisien,” ujar Effendi Edo.
Terkait fenomena tumpukan sampah yang sempat terlihat meluber di pintu gerbang Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kopiluhur, walikota menegaskan bahwa hal tersebut bukan akibat kapasitas TPA yang penuh, melainkan kendala akses akibat cuaca buruk.
“Bukan karena overload, kapasitas lahan masih memadai. Masalahnya ada di jalan tengah TPA yang licin akibat hujan deras, sehingga truk pengangkut kesulitan masuk ke titik pembuangan bagian dalam. Akibatnya, sampah menumpuk di area depan,” jelasnya.
Effendi Edo menambahkan, begitu cuaca membaik dan jalan kering, proses pengangkutan sampah ke titik terdalam TPA akan kembali normal. Menjelang Lebaran, Pemkot Cirebon melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) telah menyiapkan perhitungan matang untuk mengantisipasi lonjakan sampah rumah tangga maupun sampah dari aktivitas pemudik.
“Peningkatan volume sampah saat Lebaran memang sudah diprediksi. DLH sedang menyiapkan strategi pengangkutan, baik saat arus mudik maupun balik, agar tidak terjadi penumpukan yang mengganggu kenyamanan warga,” ujarnya.
Walikota juga mengimbau masyarakat untuk aktif berperan dalam menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya dan mulai memilah sampah dari rumah tangga agar beban TPA dapat berkurang.
