RADARCIREBON.ID – Warga Perumahan Puri Cirebon Lestari RW 07, Desa Kecomberan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, melayangkan protes dengan kerja bakti dan menolak keberadaan tempat pembuangan sampah (TPS) di Jl Ir Soekarno.
Protes dilayangkan warga karena sampah tak kunjung diangkut sejak Lebaran. Hal tersebut membuat lingkungan di sekitarnya tercemar.
“Ini kalau hujan sampah ke mana-mana, sampai ke komplek juga. Jadi ini sudah masalah lingkungan, harus segera ditangani,” kata Ketua RW 07, Yeyet Nurhayati, kepada radarcirebon.com, Minggu, 5, April 2026.
Baca Juga:Soal Isu BBM, Komunikasi Pemerintah Diharapkan Lebih EmpatikKisah Cinta Sutan Syahrir dan Putri Pura Mangkunegaran di Kaki Gunung Ciremai
Menurut dia, warga tidak mempersoalkan keberadaan TPS yang ada di ruas jalan utama tersebut. Namun, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sudah seharusnya melakukan pengangkutan secara rutin.
Sayangnya yang terjadi tidak demikian. Sampah justru terus menumpuk karena tidak diangkut selama kurang lebih satu bulan.
“Kalau hujan, bau sampai ke perumahan. Jadi warga sudah resah dengan masalah ini,” tegas Yeyet.
Protes tersebut dilakukan warga dengan kerja bakti. Kemudian mereka membawa famplet bertuliskan penolakan terhadap keberadaan TPS.
Yeyet mengaku sudah menghubungi pejabat DLH. Katanya sampah tidak bisa diangkut rutin karena armada pengangkut banyak yang rusak.
Atas kondisi tersebut dan kekhawatiran pencemaran lingkungan serta ancaman kesehatan warga yang terganggu, diputuskan dilakukan kerja bakti.
“Warga tidak akan protes kalau ngangkutnya bener,” ucap Yeyet.
Baca Juga:WFH No, Naik Sepeda OkeArus Balik Lebaran 2026 Hari Ini, Tol Cipali Masih One Way
Aksi tersebut, kemudian direspons aparat pemerintah setempat. Tumpukan sampah TPS Desa Kecomberan akan diangkut menggunakan alat berat dan truk pengangkut pada Senin, 6, April 2026.
“Besok akan dikerahkan alat berat dan armada angkutan untuk langsung mengangkut sampah dan cut and field tumpukan di sini,” kata Camat Talun, Agus Alamsyah, Minggu, 5, April 2026.
Dia memastikan, Pemerintah Kecamatan Talun dan warga siap untuk bersama-sama menyelesaikan masalah sampah di TPS Desa Kecomberan.
Pemerintah desa juga sudah melayangkan surat untuk peminjaman alat. Sehingga sampah bisa segera diangkut.
“Kami ucapkan terima kasih kepada warga, DLH, DPUTR karena sudah sama-sama menangani masalah ini. Besok sampah ini sudah mulai diangkut,” katanya. (ugi)
