HadangMu Competition 2026: Olahraga Tradisional dan Kearifan Lokal Bergema di UMC

SEMARAK SEJABAR: Para peserta memperlihatkan trofi juara HadangMu Competition 2026 yang digelar di Convention
SEMARAK SEJABAR: Para peserta memperlihatkan trofi juara HadangMu Competition 2026 yang digelar di Convention Hall Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC), 21-22 September 2026. --FOTO: ISTIMEWA/RADAR CIREBON-- 
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Permainan tradisional hadang atau gobak sodor, kembali mendapat ruang untuk berkembang melalui HadangMu Competition 2026 yang digelar di Convention Hall Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Milad ke-26 UMC sekaligus menjadi ajang kompetisi bagi pelajar tingkat SMA sederajat se-Jawa Barat.

Sebanyak 22 peserta kategori putra dan putri ambil bagian dalam kompetisi yang mengusung semangat pelestarian olahraga tradisional berbasis kearifan lokal.

Baca Juga:Keren! Garuda Jaya Fighters Juara Turnamen Sepak Bola FKPPI CupBukan Sekadar Agustusan! Muda-Mudi  Perum GSI ‘Ambil Alih’ Kemerdekaan

Kegiatan ini mempertemukan pelajar dari berbagai daerah dengan semangat kompetitif sekaligus memperkuat silaturahmi antarpeserta.

HadangMu Competition 2026 juga menjadi bagian dari upaya UMC mengimplementasikan Tridharma Perguruan Tinggi agar memberikan dampak langsung bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Selain itu, kegiatan ini diarahkan untuk mendukung pelindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan permainan rakyat serta olahraga tradisional sebagai bagian dari warisan budaya Indonesia.

Ketua Pelaksana HadangMu Competition 2026, Dr Taufik Hidayat Suharto MPd mengatakan, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempertemukan dunia pendidikan, olahraga, organisasi masyarakat, dan pemerintah dalam pengembangan olahraga tradisional.

Rektor UMC Arif Nurudin MT dalam sambutannya menyampaikan, HadangMu Competition 2026 tidak sekadar menjadi arena pertandingan, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi dan komitmen bersama dalam melestarikan olahraga tradisional yang sarat dengan nilai luhur bangsa.

Sementara itu, Sekjen Komite Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional Indonesia (KPOTI) Pusat, Setia Dharma Majid menilai, kolaborasi antara Ilmu Keolahragaan UMC dengan organisasi kepemudaan dan olahraga dapat memberikan dampak langsung terhadap kebugaran masyarakat melalui pendekatan kearifan lokal.

Ketua KPOTI Provinsi Jawa Barat, Drs Asep Purwantoro MPd juga menyambut baik. Kada dia, HadangMu Competition 2026 sebagai event berjenjang yang mempertandingkan olahraga tradisional dengan sentuhan budaya dan teknologi digital.

Baca Juga:UGJ Cirebon Dorong Digitalisasi Pertanian lewat Smart Farming Berbasis Solar Cell di Desa MatangajiCHC V Tahun 2026 Dimulai, Ajang Pembinaan Atlet Handball Menuju Prestasi Nasional

Dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan juga datang dari berbagai unsur pemerintah dan organisasi olahraga.

Hadir di antaranya jajaran pimpinan UMC, KPOTI Pusat dan Jawa Barat, unsur Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Cirebon, Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cirebon, KONI Kabupaten Cirebon, KORMI Kabupaten Cirebon, Dewan Kebudayaan Kota Cirebon, serta unsur olahraga dari Kabupaten Bekasi.

0 Komentar