RADARCIREBON.ID – Lupakan sejenak lomba makan kerupuk yang itu-itu saja. Di RT 03 RW 04 Perumahan Griya Sumber Indah (GSI), Kelurahan Tukmudal, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI justru punya cerita berbeda.
Di balik riuhnya lomba, tawa anak-anak dan aksi kocak warga, ada satu kelompok yang menjadi “jantung” perayaan tahun ini: para muda-mudi RT 03.
Ketua RT 03 RW 04 GSI, Agus Firdaus mengaku, pihaknya memberikan kepercayaan penuh kepada generasi muda untuk menjadi motor penggerak seluruh rangkaian kegiatan Agustusan.
Baca Juga:UGJ Cirebon Dorong Digitalisasi Pertanian lewat Smart Farming Berbasis Solar Cell di Desa MatangajiCHC V Tahun 2026 Dimulai, Ajang Pembinaan Atlet Handball Menuju Prestasi Nasional
Bukan hanya menjadi peserta. Mereka juga sekaligus menjadi panitianya. Mereka yang menyiapkan acara. Mereka pula yang menghidupkan suasana.
Ketua Panitia 17 Agustus, Muhammad Ilyas Syafe’i, bersama para pemuda RT 03 tancap gas menyiapkan pesta rakyat yang tidak sekadar ramai, tetapi juga menjadi ajang adu kreativitas dan kekompakan warga.
DARI TIUP GELAS SAMPAI PAKU TANCAP!Kalau biasanya lomba Agustusan hanya membuat peserta berkeringat, di Perumahan GSI peserta juga harus siap kehilangan gengsi.
Untuk anak-anak, delapan “ujian kemerdekaan” disiapkan. Ada makan kerupuk, estafet air, mencari bola, tiup gelas, kereta balon, kelereng, estafet karet dan tebak gaya hewan.
Jangan salah. Permainan yang terlihat sederhana itu bisa berubah menjadi arena persaingan sengit. Anak-anak harus beradu cepat, tepat dan kompak.
Begitu masuk kategori dewasa, suasananya dipastikan makin pecah. Ada jalan silang, tebak gaya hewan, estafet sarung, tiup gelas dan paku tancap. Di sinilah gengsi warga dipertaruhkan.
Yang biasanya tampil serius di lingkungan perumahan, bisa mendadak berjalan silang, bergaya seperti hewan, meniup gelas sampai ngos-ngosan atau berjibaku dalam lomba paku tancap.
Baca Juga:Bupati Indramayu Lucky Hakim Terdepan Salat Istisqa, Berdoa Minta Turun HujanKetua PW NU Jabar Nilai, Komjen Pol Karyoto Layak Jadi Kapolri, Lebih Dekat dengan Ulama dan Masyarakat
PANGGUNG BERUBAH JADI PANGGUNG SENIPuncak keseruan terjadi pada 16 Agustus 2026. Warga RT 03 terbilang supersibuk. Pagi hari menggelar jalan sehat melibatkan hampir seluruh warga. Dari anak-anak, remaja, hingga dewasa. Usai jalan sehat, pembagian doorprize dan hadiah bagi pemenang lomba.
Kemudian sorenya, dilaksanakan senam masal. Selain sehat dan berkeringat, warga juga sangat antusias karena setelah senam, panitia berbagi uang sawer.
