Kemarau, Warga Kelurahan Cijati Antre Air Bersih

Warga Sukajaya, Kelurahan Cijati, mengantre mendapatkan bantuan air bersih
Warga Sukajaya, Kelurahan Cijati, mengantre mendapatkan bantuan air bersih dari Koramil 1701/Majalengka, Polsek Majalengka, dan PMI Kabupaten Majalengka.
0 Komentar

RADARCIREBON.ID– Musim kemarau membuat warga Lingkungan Sukajaya, Kelurahan Cijati, Kabupaten Majalengka, kesulitan mendapatkan air bersih. Warga RT 01 dan RT 02 RW 10 harus menghemat penggunaan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kondisi tersebut mendorong Koramil 1701/Majalengka bersama Polsek Majalengka dan PMI Kabupaten Majalengka menyalurkan bantuan air bersih, Kamis (24/9/2026).

Mobil tangki membawa ribuan liter air yang dibagikan secara gratis. Warga langsung berdatangan membawa jeriken, ember, dan wadah lainnya untuk mengantre mendapatkan air.

Baca Juga:Ngobrol Santai di Kuningan, Bupati Dian dan Ketua Golkar Bicara Isu Kerenggangan hingga PilkadaBumdes Arya Kamuning Bangkitkan Kembali Tradisi Sedekah Bumi, Rayakan Milangkala Desa Kaduela ke-498 

Danramil 1701/Majalengka Kapten Arh Winarno mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat yang terdampak kemarau sekaligus rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI.

“Kami melihat langsung bagaimana warga kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan harian akibat kemarau panjang. Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap kebutuhan dasar masyarakat,” ujar Winarno.

Menurutnya, TNI akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk membantu warga selama dampak kemarau masih dirasakan.

Lurah Cijati Ahem Sunandar mengapresiasi bantuan tersebut. Ia menyebut pasokan air dari mobil tangki sangat membantu warga yang mengalami keterbatasan sumber air.

“Sinergi ini bukti nyata bahwa TNI, Polri, dan Pemkab Majalengka hadir saat warga membutuhkan. Bantuan ini sangat melegakan warga kami,” tuturnya.

Penyaluran air dipantau aparat kewilayahan, PMI, serta pengurus RT dan RW setempat agar berlangsung tertib dan tepat sasaran.

Warga berharap distribusi air bersih dapat kembali dilakukan apabila kondisi kekeringan berlanjut. Bagi mereka, setiap pasokan air sangat berarti untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga. (bae)

0 Komentar