RADARCIREBON.ID – Turnamen Al-Azhar Cup (AlCup) ke-25 resmi ditutup setelah berlangsung selama tiga hari, Kamis hingga Sabtu (8–10 Oktober 2026), di Kota Cirebon. Penutupan ditandai dengan pengumuman pemenang dan penyerahan penghargaan kepada para peserta dari berbagai sekolah dasar Islam Al-Azhar.
Pada babak final, SD Islam Al-Azhar 29 Semarang berhasil meraih juara pertama setelah mengalahkan SD Islam Al-Azhar 15 Pamulang, Tangerang, dengan skor 1-0. Juara ketiga diraih SD Islam Al-Azhar 8 Kembangan, Jakarta Barat, sedangkan juara keempat diraih SD Islam Al-Fauzin.
Selain penghargaan bagi para juara, panitia juga memberikan apresiasi dalam kategori top scorer, best player, dan best coach.
Baca Juga:Dari APBD Murni Hanya Rp5,3 Miliar untuk Perbaikan Delapan Ruas Jalan di Kota CirebonSantri Al Hikmah Raih Medali Perak Olimpiade Sains Nasional
Ketua Panitia AlCup ke-25, Ucu Supardi S.Ag., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam turnamen tersebut.
Menurut dia, prestasi yang diraih para pemenang diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan. Sementara itu, peserta yang belum berhasil diharapkan tetap mengambil pelajaran dari pengalaman bertanding, semangat juang, dan nilai sportivitas yang diperoleh selama kompetisi.
“Bagi para pemenang, prestasi ini diharapkan dapat menjadi pemicu semangat untuk terus mempertahankan dan meningkatkan prestasi di masa mendatang. Sedangkan bagi peserta yang belum berhasil, pengalaman berharga, jiwa pejuang, dan sportivitas yang diperoleh merupakan piala sesungguhnya sebagai bekal di masa depan,” ujarnya.
Ucu juga menyampaikan terima kasih kepada Pengurus Yayasan Pesantren Islam (YPI) Al-Azhar, Direktorat Dikdasmen, pengurus Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SD Al-Azhar, serta Yayasan Siti Chodidjah Cirebon yang telah mendukung penyelenggaraan AlCup ke-25.
Ketua K3S Al-Azhar, Nardianto MPd., turut mengapresiasi kerja keras panitia, dewan guru, kepala sekolah, serta orang tua yang mendampingi peserta selama kompetisi berlangsung.
Menurut dia, antusiasme para orang tua dalam mendukung anak-anaknya menjadi salah satu hal yang menonjol selama turnamen. Dukungan tersebut terlihat dari semangat mereka mendampingi para atlet cilik, baik di dalam maupun di luar lapangan.
Nardianto juga menyampaikan penghargaan kepada Badan Pembina, Badan Pengawas, Ketua Yayasan, dan seluruh jajaran Yayasan Siti Chodidjah Cirebon atas dukungan terhadap kegiatan tersebut.
