Meski demikian, pihak travel tetap melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk memantau perkembangan situasi dan memastikan perjalanan jamaah berjalan lancar. Kepastian operasional penerbangan menjadi hal penting, terutama bagi jemaah yang telah mempersiapkan keberangkatan sejak jauh hari.
Dede juga menegaskan pentingnya memperoleh informasi dari sumber resmi agar calon jamaah tidak terjebak kekhawatiran akibat kabar yang belum terverifikasi. Kondisi perjalanan setiap rombongan dapat berbeda, bergantung pada rute, maskapai, serta kebijakan otoritas penerbangan.
Salam Tour berharap situasi keamanan di Arab Saudi tetap kondusif sehingga seluruh agenda perjalanan ibadah dapat terlaksana sesuai jadwal. Untuk sementara, keberangkatan rombongan pada 19 Oktober tetap direncanakan berjalan sebagaimana mestinya. (*/rc)
