Putri juga menekankan pentingnya memilih waktu (timing) yang tepat ketika memulai komunikasi dengan anak.
Orang tua sebaiknya tidak mengajak anak berdiskusi saat mereka sedang berkonsentrasi menatap layar gim atau ketika kondisi emosionalnya sedang tidak stabil.
“Pilihlah waktu santai, misalnya saat makan malam atau dalam perjalanan. Dalam obrolan santai seperti itu, kita bisa menyelipkan isu grooming atau keamanan digital sebagai bahan diskusi dua arah, bukan sebagai interogasi atau tuduhan,” tandas Putri. (*)
