“Berdasarkan keterangan saksi yang merupakan karyawan kandang ayam tersebut, api pertama kali diketahui membakar area lahan di belakang tempatnya bekerja. Khawatir kobaran api meluas dan merembet ke bangunan kandang, saksi kemudian melaporkan kejadian itu kepada Damkar Kuningan untuk meminta bantuan penanganan,” jelasnya.
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Damkar langsung melakukan upaya pemadaman dan penanganan di lokasi kejadian. Sebanyak lima personel diterjunkan untuk mengendalikan api yang membakar area lahan tersebut.
“Proses pemadaman berlangsung sekitar dua jam. Petugas Damkar juga dibantu unsur TNI, Polri, perangkat desa, serta warga sekitar,” sebutnya.
Baca Juga:Rawat Tradisi Ziarah, Hormati Jasa Tokoh PartaiRSUD Linggajati Matangkan Persiapan Akreditasi Utama
Berkat penanganan bersama tersebut, kebakaran dapat ditangani. Meski api sempat mengancam bangunan kandang ayam di dekatnya, laporan kejadian menyebutkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Damkar Kuningan mengimbau masyarakat, agar segera melaporkan setiap kejadian kebakaran maupun kondisi darurat yang membutuhkan layanan pemadaman dan penyelamatan. Sehingga penanganan dapat dilakukan secepat mungkin, untuk mencegah api meluas dan menimbulkan kerugian lebih besar. (ags)
