Kebakaran SPBE di Kuningan, Petugas Damkar Lakukan Pendinginan Cegah Api Kembali Menyala

Ist 
KEBAKARAN: Petugas Pemadam Kebakaran Satpol PP Kuningan melakukan penanganan lanjutan kebakaran di area SPBE Jalan Cipari, Kecamatan Cigugur, Rabu (21/10/2026). 
0 Komentar

RADARCIREBON.ID– Kebakaran terjadi di area Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) milik H Rokhmat Adrian yang berlokasi di Jalan Cipari, Kelurahan Cipari, Kecamatan Cigugur, Kuningan, Rabu (21/10) pagi. Meski api utama berhasil dipadamkan sebelum petugas pemadam kebakaran tiba, penanganan lanjutan tetap dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali api di area tersebut.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kuningan, Andri Arga Kusumah menjelaskan, bahwa laporan kebakaran diterima sekitar pukul 08.34 WIB. Petugas kemudian segera dikerahkan ke lokasi untuk memastikan kondisi benar-benar aman.

“Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lokasi, kebakaran diduga bermula ketika tumpukan tabung gas kosong roboh dan menimpa sebuah tabung rilis. Benturan tersebut diduga memicu percikan api sekaligus menyebabkan gas keluar dari tabung,” ungkapnya dalam laporan singkat.

Baca Juga:Rawat Tradisi Ziarah, Hormati Jasa Tokoh PartaiRSUD Linggajati Matangkan Persiapan Akreditasi Utama

Dia menyebut, gas yang keluar kemudian memicu kebakaran di area SPBE. Upaya pemadaman awal, dilakukan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) dan air yang mengalir setelah tuas sistem sprinkler diaktifkan.

“Api utama akhirnya berhasil dikendalikan. Namun, kekhawatiran terhadap kemungkinan munculnya kembali api membuat Kapolsek Cigugur yang berada di lokasi melaporkan kejadian tersebut kepada Call Center Damkar Kuningan untuk meminta bantuan penanganan lanjutan,” terangnya.

Menindaklanjuti laporan itu, lanjutnya, sebanyak tujuh anggota piket Damkar Kuningan langsung menuju tempat kejadian perkara. Setibanya di lokasi, petugas mendapati api utama telah padam.

Meski demikian, masih ditemukan sejumlah titik api kecil di bagian atap bangunan disertai kepulan asap. Petugas kemudian melakukan pemadaman lanjutan dan proses pendinginan, guna memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Setelah seluruh rangkaian penanganan selesai, area tersebut dinyatakan aman. Terkait dampak kejadian, Andri menyebutkan bahwa petugas di lapangan belum memperoleh keterangan yang jelas mengenai nilai kerugian akibat kebakaran tersebut.

Sementara kebakaran lahan di Desa Rajawetan, Kecamatan Pancalang. nyaris merembet ke bangunan kandang ayam milik warga. Sebanyak 800 meter persegi lahan dilaporkan terbakar dari total luas sekitar 2.000 meter persegi.

Kepala UPT Damkar Kuningan, Andri Arga Kusumah menjelaskan, bahwa peristiwa tersebut terjadi di lahan milik sejumlah warga yang berada tepat di belakang kandang ayam milik Ayik Nurul Mutakin.

0 Komentar