Kegiatan ini mengambil titik awal keberangkatan dan garis akhir di Kota Cirebon dengan konsep perjalanan mandiri atau self supported.
Kategori rute 400 kilometer dirancang khusus secara kompetitif bagi para peserta yang memperebutkan gelar juara.
Panitia menyediakan trofi juara pertama serta hadiah podium satu, dua, dan tiga untuk empat divisi, mencakup Men 40 and up, Men 39 and under, Women 40 and up, serta Women 39 and under.
Baca Juga:Karhutla di Gunung Ciremai Kembali Membara, Petugas Gabungan DiterjunkanKarhutla Gunung Ciremai Meluas, Bakal Siapkan Water Bombing
Kategori 200 kilometer bersifat non-kompetitif. Seluruh peserta yang berhasil menyelesaikan rute sebelum batas waktu akhir atau cut off time berhak mendapatkan trofi penamat dan sertifikat elektronik.
Batas waktu tempuh atau cut off time untuk kategori 400 kilometer maupun 200 kilometer masih berstatus akan diumumkan kemudian.
Selain batas akhir total, panitia juga akan merilis informasi terpisah mengenai ketentuan durasi di setiap pos pemeriksaan atau check point.
Dalam pelaksanaannya, seluruh peserta akan diberangkatkan secara bersamaan dari Kota Cirebon dengan pengawalan resmi.
Pengawalan diberlakukan hingga rombongan melewati batas kota atau titik tertentu, sebelum akhirnya seluruh pesepeda dilepas untuk melaju secara mandiri.
Panitia menegaskan kewajiban mematuhi rute resmi demi menjamin keadilan kompetisi.
Peserta yang terbukti keluar jalur diwajibkan kembali ke titik awal saat pertama kali melenceng sebelum melanjutkan perjalanan, dengan konsekuensi waktu putar balik tetap dihitung ke dalam total catatan waktu tempuh.
Seluruh interaksi teknis, pelaporan rute, dan koordinasi darurat selama kegiatan berlangsung akan dipusatkan melalui grup WhatsApp peserta.
Baca Juga:Cegah Risiko Hukum, RSUD Linggajati Gandeng Kejari Kuningan untuk Pendampingan HukumBupati Kuningan Ajak Warga Beralih ke Pangan Lokal
Sistem ini diterapkan guna memantau pergerakan para pengayuh sepeda secara berkala hingga mencapai garis finis di Kota Cirebon. (yud)
