Terkait status kepegawaian, Pemkab Kuningan memberi perhatian terhadap pembiayaan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), termasuk PPPK paruh waktu, dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal daerah. Pemerintah daerah juga berharap kebijakan pemerintah pusat dapat memberikan kepastian bagi tenaga pendidik sekaligus mendukung peningkatan mutu pendidikan.
Seminar tersebut turut menjadi ruang bagi para guru untuk menyampaikan persoalan yang mereka hadapi. Sejumlah isu yang dibahas meliputi pencairan tunjangan profesi guru (TPG), kepastian status kepegawaian, serta administrasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang berkaitan dengan persyaratan pencairan tunjangan.
Persoalan lain yang mengemuka mencakup kebutuhan pengawas sekolah, regulasi jabatan kepala sekolah, mekanisme kenaikan pangkat, uji kompetensi, hingga ketersediaan formasi jabatan fungsional.
Baca Juga:440 Kontingen Kuningan Siap Berlaga di Porprov XV Jabar Tak Ingin Jadi Pelengkap, LPM Kuningan Minta Dilibatkan dalam Program Pembangunan
Ketua PGRI Kabupaten Kuningan Ida Suprida turut berperan dalam memperkuat komunikasi antara organisasi profesi dan pemerintah, terutama dalam menampung serta memperjuangkan aspirasi guru. Melalui diskusi dan talkshow, peserta dapat menyampaikan persoalan secara langsung kepada narasumber dari unsur pemerintah dan organisasi profesi. PGRI diharapkan terus menjadi wadah bagi guru untuk meningkatkan kompetensi, berbagi pengalaman, dan memperjuangkan aspirasi secara konstruktif.
Ketua Panitia Surya SPd MPd, mengatakan kegiatan tersebut mendapat antusiasme tinggi dari kalangan guru. Pendaftaran peserta secara daring bahkan telah terpenuhi dalam waktu sekitar dua jam.
Menurut Surya, rangkaian peringatan HUT PGRI tahun ini juga dilaksanakan di setiap cabang pada tingkat kecamatan. Seminar nasional menjadi salah satu agenda yang dipusatkan di tingkat kabupaten.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Provinsi Jawa Barat Dr Sugito Adiwarsito MPd MOr, Ketua Pengurus Besar PGRI Dr Dudung Abdul Qodir MPd, Kepala Disdikbud Kuningan Dr Carlan, jajaran pengurus PGRI, serta guru dari berbagai wilayah di Kabupaten Kuningan. (ags)
