RADARCIREBON.ID– Rata-rata lama sekolah (RLS) di Kabupaten Kuningan yang baru mencapai 7,92 tahun menjadi salah satu pekerjaan rumah utama dalam peningkatan mutu pendidikan. Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) didorong memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah untuk membantu mengejar target tersebut, sekaligus meningkatkan profesionalisme guru di tengah perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI).
Pesan itu disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan Uu Kusmana saat menghadiri Seminar Nasional Pendidikan PGRI Kabupaten Kuningan di Auditorium SMK Negeri 3 Kuningan, Selasa (27/10/2026). Uu hadir mewakili Bupati Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar MSi, bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Dr Carlan SPd MMPd.
Dalam sambutan Bupati Kuningan yang dibacakannya, Uu mengingatkan para guru agar terus belajar dan menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi. Penguasaan teknologi, termasuk AI, dinilai penting untuk mendukung pembelajaran, tetapi harus tetap diimbangi pendidikan karakter, keteladanan, dan pembentukan akhlak peserta didik.
Baca Juga:440 Kontingen Kuningan Siap Berlaga di Porprov XV Jabar Tak Ingin Jadi Pelengkap, LPM Kuningan Minta Dilibatkan dalam Program Pembangunan
“Jangan sampai peserta didik kita lebih cepat menguasai teknologi daripada gurunya, bukan karena gurunya tidak mampu, melainkan karena gurunya tidak lagi bersedia belajar,” demikian pesan Bupati Kuningan yang disampaikan Sekda Uu Kusmana.
Uu menjelaskan, teknologi dan AI dapat membantu guru menyajikan informasi serta mengembangkan materi pembelajaran. Namun, teknologi tidak dapat sepenuhnya menggantikan peran pendidik dalam menanamkan nilai kehidupan, membangun empati, dan membentuk pribadi yang bertanggung jawab.
Selain persoalan digitalisasi, Uu meminta PGRI membantu pemerintah daerah memperluas akses pendidikan agar rata-rata lama sekolah di Kuningan dapat meningkat. Menurutnya, pencapaian target tersebut membutuhkan kerja sama lintas sektor, termasuk Disdikbud, Kementerian Agama, dan masyarakat.
“Pendidikan di Kabupaten Kuningan ini masih banyak pekerjaan rumahnya. Salah satunya rata-rata lama sekolah yang masih di luar target. Mudah-mudahan saya minta kepada PGRI dan jajarannya membantu Dinas Pendidikan agar target rata-rata lama sekolah ini bisa tercapai,” ujar Uu.
Pemerintah daerah juga mengapresiasi kontribusi PGRI dalam meningkatkan profesionalisme tenaga pendidik. Pengembangan karier, peningkatan kesejahteraan, dan pemahaman terhadap regulasi pendidikan dinilai perlu berjalan beriringan agar guru dapat menjalankan tugas secara optimal.
