RADARCIREBON.ID – Kontribusi investasi terhadap pembangunan daerah tidak hanya diukur dari aktivitas bisnis dan penyerapan tenaga kerja. PT New Hope Farm Indonesia menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat sekitar dengan mengalokasikan dana Corporate Social Responsibility (CSR) sekitar Rp1,6 miliar untuk membangun jalan rabat beton sepanjang hampir 900 meter di Desa Wanasaraya, Kecamatan Kalimanggis, Kabupaten Kuningan.
Jalan yang menjadi akses menuju kawasan perusahaan tersebut diresmikan Bupati Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar MSi, Senin (2/11/2026). Keberadaannya kini mempermudah mobilitas warga, terutama petani yang menggunakan jalur tersebut untuk menuju kawasan pertanian.
Tidak hanya menunjang aktivitas ekonomi, jalan baru itu juga mulai dimanfaatkan sebagai sarana olahraga. Kawasan yang sebelumnya relatif sepi kini ramai dikunjungi warga untuk berjalan kaki dan jogging.
Baca Juga:Kota Cirebon Tertinggi di Jabar, Inflasi Bulan Oktober 2026 Capai 3,02 PersenBPBD Petakan Titik Rawan Banjir di Kota Cirebon, Tiga Kecamatan Jadi Perhatian
Bupati Dian mengapresiasi kontribusi perusahaan yang telah membangun infrastruktur untuk kepentingan masyarakat. Terlebih, bantuan tersebut diberikan saat kegiatan operasional perusahaan belum berjalan secara penuh.
Menurutnya, perbaikan jalan itu telah lama dinantikan warga karena menjadi akses penting menuju lahan pertanian. Kehadiran infrastruktur yang lebih baik diharapkan dapat menunjang aktivitas masyarakat sekaligus meningkatkan kenyamanan pengguna jalan.
“Ini sangat berarti bagi masyarakat. Warga sudah lama menantikan perbaikan jalan, apalagi akses ini juga mengarah ke kawasan pertanian masyarakat Desa Wanasaraya. Sekarang jalannya sudah diperbaiki berkat perhatian dari pihak swasta, PT New Hope Farm Indonesia,” ungkap Dian.
Ia berharap kepedulian tersebut terus berlanjut seiring perkembangan investasi perusahaan di Kabupaten Kuningan. Menurutnya, dunia usaha perlu menghadirkan manfaat bagi lingkungan sekitar, bukan hanya berorientasi pada keuntungan.
Dian juga mengingatkan agar program CSR tidak sekadar menjadi pelengkap kegiatan bisnis. Perusahaan diharapkan tetap memperhatikan kebutuhan masyarakat, termasuk membuka kesempatan kerja bagi warga setempat.
“Di sela-sela mencari keuntungan, jangan sampai melupakan program CSR dan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama di lingkungan sekitar. Mudah-mudahan ini menjadi penyemangat dan contoh bagi pengusaha lain untuk memberikan perhatian serta manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Selain itu, Bupati Dian meminta manajemen perusahaan mematuhi ketentuan batas tonase kendaraan yang melintasi jalan desa maupun kabupaten. Kendaraan operasional tidak boleh melebihi kapasitas jalan agar infrastruktur tidak cepat rusak. Ia menegaskan, pemerintah daerah terbuka terhadap investasi selama pelaksanaannya sesuai aturan dan memperhatikan kondisi sosial serta lingkungan.
