“Melalui apel siaga ini, kita ingin menyinergikan dan mengoordinasikan semua pihak, baik dari aspek pemerintahan, kewilayahan maupun teknis dalam penanggulangan kebencanaan,” jelas Indra.
Ia menambahkan, apel tersebut sekaligus menjadi sarana menginventarisasi kekuatan dan sumber daya daerah. Unsur yang dilibatkan meliputi seluruh perangkat daerah, TNI-Polri, unsur kewilayahan, PMI, Tagana, serta berbagai organisasi relawan dan kemanusiaan.
Indra berharap seluruh kekuatan tersebut dapat bergerak sebagai satu kesatuan sehingga penanganan bencana selama musim hujan berlangsung lebih cepat, terpadu, dan terkoordinasi.(ags)
