Ada Seruan Agar ASN Mogok Kerja, Bupati Kuningan Minta Bersabar

Ada Seruan Agar ASN Mogok Kerja, Bupati Kuningan Minta Bersabar
Ketua DPRD Kuningan Nuzul Rachdy meminta kepada pihak kepolisian, untuk mencari siapa penyebar seruan aksi ASN mogok kerja di lingkup Pemkab Kuningan.
0 Komentar

“Saya mohon untuk tetap bekerja seperti biasa, jangan sampai aksi mogok ini menambah masalah baru dan merugikan masyarakat. Pelayanan kepada masyarakat tetap harus kita utamakan. Kita sebagai ASN harus memahami kondisi hari ini dan kami akan menyelesaikan secara bertahap,” terangnya.

1 Abad NU, Berikut Ini Arti Lambang NU dan Penciptanya

Polisi Diminta Cari Pelaku Penyebar Seruan ASN Mogok Kerja

Terpisah, Ketua DPRD Kuningan Nuzul Rachdy mengungkapkan, dirinya meminta kepada pihak yang berwajib dalam hal ini kepolisian, untuk mencari siapa penyebar seruan aksi mogok kerja di lingkup Pemkab Kuningan.

Menurutnya, ASN jangan seperti pegawai pabrik, karena seorang ASN ini mempunyai konsekwensinya dan telah diatur dalam peratutan.

Baca Juga:Lima Fraksi DPRD Kuningan Desak Pansus Tunda BayarPOLISI Ringkus Pengedar Ganja Saat Nongkrong di Samping Masjid Syiarul Islam Kuningan

“Saya meminta kepada penyebar seruan aksi mogok untuk gentle. Kalau mau demo silakan demo. Audiensi silakan audiensi. Tapi kalau mogok kerja itu kaitannya dengan UU dan PP No 53 tentang Disiplin ASN. Jadi tolong jangan memprovokasi apalagi selebarannya tidak ada identitas seperti kop surat ataupun yang lainnya,” ujar Zul, sapaan akrabnya.

Kalau mogok kerja, kata Zul itu bukan mental ASN tapi mental buruh. Jadi jangan disamakan. “Sebaran tersebut hanya sebagai bentuk provokasi. Saya sendiri sudah bertanya ke organisasi seperti PGRI dan Korpri ternyata tidak. Berarti ada pihak lain yang mencoba memperkeruh,” tegasnya.(ale)

 

0 Komentar