Asprov PSSI Jawa Barat Putuskan Nasib Askab Cirebon, Ini Keputusannya

CIREBON, RadarCirebon.id – Asprov PSSI Jawa Barat ambil alih KLB atau kongres luar biasa Askab PSSI Cirebon. Ini keputusan mengejutkan bagi orang-orang bola Kabupaten Cirebon.

Asprov PSSI Jawa Barat mengeluarkan surat keputusan terkait masa depan KLB Askab PSSI Cirebon. Asprov PSSI Jawa Barat mengambil keputusan tersebut setelah investigasi.

Asprov PSSI Jawa Barat mengeluarkan surat keputusan dengan nomor: SKEP/12/PSSI-JABAR/I-2023 tertanggal 10 Januari 2023 kepada Askab PSSI Cirebon.

Dalam surat tersebut, Asprov PSSI Jawa Barat mengeluarkannya, tentang penunjukan dan pengangkatan karteker Askab PSSI Cirebon.

Asprov PSSI Jawa Barat memutuskan, bahwa Herman SPd AIFO-P sebagai karteker Askab PSSI Cirebon. Herman diberi tugas melaksanakan tatanan dan tahapan administrasi KLB Askab Cirebon.

BACA JUGA:

Ini Penyebab KLB Askab PSSI Cirebon Ditunda, Salah Satunya karena Diduga Kongres Biasa yang Tidak Sah

Kemudian, Asprov PSSI Jawa Barat juga menuliskan bahwa segala bentuk biaya yang timbuk dalam pemusatan dan masa pelaksanaan tatanan ini dibebankan kepada Askab PSSI Cirebon.

Surat keputusan tersebut mulai berlaku terhitung sejak tanggal ditetapkan, dengan ketentuan akan dilakukan perbaikan atau perubahan seperti di kemudian hari jika Exco menghendaki perubahan untuk kepentingan kemajuan PSSI Jawa Barat.

Saat ditanya alasan ditugaskannya karteker di kubu Askab PSSI Cirebon, Sekjen Asprov PSSI Jawa Barat Hilman Mauludin tidak menjelaskan secara rinci.

Sekjen Asprov PSSI Jawa Barat hanya memberi informasi untuk membaca surat keputusan nomor: SKEP/12/PSSI-JABAR/I-2023 tertanggal 10 Januari 2023 tentang penunjukan dan pengangkatan karteker Askab PSSI Cirebon.

“Bisa komunikasi lebih lanjut dengan Pak Herman sebagai karteker Askab PSSI Cirebon,” ucap Hilman kepada RadarCirebon.id.

BACA JUGA:

Catat Nih Tanggal KLB Askab PSSI Cirebon

Alasan tidak jelas ini juga menjadi tanda tanya dari demisioner Ketua Askab PSSI Cirebon Yan Kurniawan Mulyana. Menurutnya, isi surat dari Asprov tersebut sangat tidak relevan.

Sebab, perwakilan Asprov sendiri hadir dalam Kongres Biasa (KB) 2022 yang dilaksanakan di salah satu sekolah di wilayah timur Cirebon.

“Dari Asprov ikut menyaksikan bagaimana proses dalam KB. Antara lain memutuskan jumlah voter untuk KLB, LPJ Askab 2018-2022, dan penetapan KP KBP (Komite Pemilihan dan Komite Banding Pemilihan) untuk KLB,” jelasnya.

Komentar