Azis Gabung PDI Perjuangan, Bupati Acep Termotivasi Menang Pemilu 2024

RADARCIREBON.ID – Bergabungnya Walikota Cirebon Nashrudin Azis ke PDI Perjuangan, mendapat sambutan hangat dari DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kuningan. Ketua DPC PDIP Kuningan H Acep Purnama yang juga menjabat sebagai Bupati Kuningan, mengaku senang dengan bergabungnya Walikota Cirebon Nashrudin Azis ke PDIP.

“Pak Azis sekarang sudah bergabung ke PDI Perjuangan. Kebetulan tadi di sela-sela acara peringatan HUT PDIP di Jakarta, kami foto-foto sesama kepala daerah. Saya mengucapkan selamat datang dan senang atas bergabungnya Pak Azis ke PDIP. Semoga beliau bisa berkontribusi untuk partai,” kata Acep kepada radarcirebon.id.

Di mata orang nomor 1 di Kuningan, Nashrudin Azis merupakan sosok yang baik, bijak, low profil dan selalu menghormati kepada semua.

BACA JUGAShin Tae yong Diminta Mundur usai Timnas Indonesia Gagal di Piala AFF 2022

“Masuknya Pak Azis menjadi motivasi bagi kami untuk memenangkan Pemilu 2024 mendatang di Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan),” ucap Bupati Acep.

Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Bupati Kuningan M Ridho Suganda, dirinya mewakili kader PDI Perjuangan Kabupaten Kuningan, menyatakan merasa sangat menyambut baik atas bergabungnya Walikota Cirebon Nashrudin Azis ke PDI Perjuangan.

Edo sapaan akrabnya yang juga sedang mengikuti kegiatan ulang tahun PDIP ke 50 di Jakarta menuturkan, dalam menghadapi Pemilu 2024, PDIP membutuhkan kader-kader yang berkualitas untuk memenangkan perhelatan Pemilu 2024 mendatang.

“Kualitas Pak Azis sudah tidak diragukan lagi. Kita tahu Pak Azis sudah memiliki pengalaman dalam penguasaan wilayah, jadi Walikota Cirebon 2 periode. Tentu wilayah Cirebon sekitarnya sudah tidak asing dengan ketokohan beliau,” ucap Wabup Ridho.

BACA JUGA: Bupati Ini Sampai Pinjam ke Bank Rp150 Miliar untuk Beresin Jalan Rusak

Sekali lagi, Edo mengucapkan selamat kepada Azis yang bergabung ke kandang Banteng.

Sementara itu, melalui keterangan resminya Azis menyatakan masuk ke PDI Perjuangan bukan dengan tujuan untuk mengejar jabatan. “Pilihan politik ini saya putuskan dengan pertimbangan yang matang dan atas panggilan hati,” ujar Azis.

Dirinya memantapkan menjadi kader PDI Perjuangan karena ingin berguna dan memberikan manfaat bagi bangsa dan negara yang dicintai, Indonesia.

Komentar