Banyak yang Rusak, Area Bermain Anak Tak Menarik Sama Sekali

Banyak yang Rusak, Area Bermain Anak Tak Menarik Sama Sekali
0 Komentar

Wajah Alun-alun Kejaksan, Kota Cirebon, bikin miris dan prihatin. Dari kondisi hari ini, menandakan bahwa tak ada upaya serius dari pemerintah daerah untuk mengelola alun-alun yang diresmikan Gubernur Ridwan Kamil pada April 2021 itu. Banyak kerusakan. Bahkan area khusus bermain anak sangat tak ramah anak.
ABDULLAH, Cirebon
YA, kondisi Alun-alun Kejaksan sangat memprihatinkaan. Bata merah banyak yang terkelupas. Begitu juga area bermain anak,kondisinya sudah tidak layak. Jembatan tali di area bermain anak itu sudah putus. Tak bisa digunakan untuk bermain.
Lalu, atap Corner Library tampak jebol. Sudah tidak ada lagi buku di dalanmya. Kalaupun ada perbaikan, baru ada perbaikan pada atap sentra UMKM. Selebihnya, bikin tak nyaman pengunjung.
Asisten Administrasi Umum Setda Kota Cirebon Arif Kurniawan mengatakan saat ini pengelolaan Alun-alun Kejaksan langsung di bawah bagian umum setda. Arif pun tak menampik kondisi alun-alun perlu mendapatkan perhartian serius. Mulai dari batu bata merah yang mengelupas, atap C orner Library, penerangan, dan masih banyak lagi yang perlu diperbaiki.
Misalnya tempat sampah yang sudah disediakan justru banyak yang hilang. Arif mencontohklan, Bank Indonesia memberikan temat sampah untuk ditempatkan di Alun-alun Kejaksan. Ternyata tempat sampah itu sudah hilang dan banyak yang copot. Ini juga membuktikan kesadaran masyarakat merawat tempat sampah masih sangat  rendah.
Tidak hanya itu, kata Arif, kondisi penerangan jalan di alun alun ada yang sudah mati. Bahkan ada lampu yang hilang. Dan ini menjadi perhatian serius dari pemerintah daerah Kota Cirebon karena barang-barang yang harusnya bisa dirawat, ternyata oleh masyarakat tidak bisa dijaga dengan baik.
Lampu tulisan Alun-alun Kejaksan, kata Arif, perlu ditinggikan dengan menambah batu bata di atasnya. “Karena kondisi saat ini terlalu ke bawah sehingga oleh masyarakat terkadang ada yang usil ditendang sehingga tulisannya jebol,” kata Arif.
Mantan kepala Bappeda Kota Cirebon ini menerangkan utuk pemeliharaan Alun-alun Kejaksan memang ada anggaran pemeliharaan. Hanya saja anggarannya pada tahun 2022 hanya Rp200 juta. Angka itu tentu saja dirasakan kecil jika dibandingkan dengan perbaikan alun-alun yang rusak.

0 Komentar