Bekali Perangkat Desa dan Masyarakat Teknik Pemadaman Api  

latihan-pemadaman
SIMULASI: Anggota Linmas Desa Dukuh Picung, Kecamatan Darma, mempraktikan teknik pemadaman api dengan menggunakan APAR dalam simulasi penanganan kebakaran bersama petugas UPT Damkar Kuningan, Sabtu (17/10). Foto: M Taufik/Radar Kuningan
0 Komentar

“Kita semua berharap kebakaran tidak sampai terjadi. Hanya sebagai antisipasi, kita bekali perangkat desa, tokoh pemuda, masyarakat hingga ibu-ibu PKK tentang bagaimana teknik dan cara yang benar menangani kebakaran. Sehingga, jika suatu hari nanti ada musibah kebakaran, kami bisa melakukan penanganan dini sehingga kebakaran tidak meluas dan menyebabkan kerugian materil lebih besar,” ungkap Irianto.
Sementara itu, Kepala UPT Damkar Kuningan Mh Khadafi Mufti yang turun langsung memberikan pelatihan mengapresiasi inisiatif Pemdes Dukuh Picung mengundang Damkar Kuningan untuk mengadakan pelatihan simulasi penanganan kebakaran tersebut. Menurut Khadafi, hal ini sangat positif dan patut menjadi contoh bagi pemerintah desa dan institusi lain.
“Pelatihan ini akan sangat bermanfaat sebagai langkah awal untuk penanganan kebakaran sehingga tidak sampai menimbulkan kerugian materil lebih besar bahkan mencegah adanya korban jiwa. Karena jika dalam kurun waktu 15 menit api tidak bisa tertangani, maka bisa dipastikan kebakaran sudah sulit dikendalikan seluruh material akan habis terbakar. Dengan adanya pelatihan ini, minimalnya bisa menjadi bekal peserta jika menghadapi situasi kebakaran bisa segera dicegah sejak dini,” ungkap Khadafi.
Melalui pelatihan ini, lanjut Khadafi, diharapkan mampu menciptakan masyarakat yang siap dan tangguh untuk dapat memadamkan api secara mandiri, dengan tetap memperhatikan keselamatan diri pribadi dan sekitarnya.
“Kami juga menyarankan agar setiap desa membentuk kelompok Balakar (Barisan Relawan Kebakaran) sesuai yang diamatkan dalam Perda 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran di Kabupaten Kuningan,” ujarnya. (fik)

0 Komentar