BPK Audit SKPD di Kota Cirebon Secara Langsung, Ternyata Ini Alasannya

BPK audit SKPD langsung. --FOTO: ABDULAH/RADAR CIREBON
BPK audit SKPD langsung. --FOTO: ABDULAH/RADAR CIREBON
0 Komentar

CIREBON, RadarCirebon.id – Badan Pemeriksa Keuangan atau BPK audit SKPD di Kota Cirebon. Kabarnya, proyek fisik tahun 2022 yang dikerjakan Pemkot Cirebon gagal, dan jadi pusat perhatian BPK.

Proyek yang menggunakan APBD 2022 Kota Cirebon tersebut, terpaksa memancing  turun tangan. BPK audit SKPD. Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon sendiri, gagal bayar kepada kontraktor. Berimbas kepada hasil akhir pengerjaan.

Makanya, BPK turun tangan. BPK audit SKPD, mengecek langsung hasil pengerjaan proyek fisik yang gagal bayar di akhir tahun 2022.

Baca Juga:Daftar 5 BUMN Holding Inhan saat Raker di CirebonDapil Kota Cirebon Jadi 5, Apakah Ini Ideal? Simak Penjelasan Bawaslu

Pantauan Radar Cirebon di Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPP3APPKB) Kota Cirebon, Jumat (10/2/2023), BPK turun langsung mengecek hasil pengerjaan proyek fisik yang telah selesai dikerjakan tapi kontraktornya belum dibayar.

BPK terlihat mengecek langsung, mulai dari dokumen, hingga pengecekan hasil pengerjaan proyek fisik. Tidak hanya itu, BPK juga terlihat mengukur dengan menggunakan alat meteran secara detil, disesuaikan dengan dokumen yang tertera.

Selama pengecekan hasil pekerjaan fisik, BPK didampingi langsung kontraktor. Bahkan terjadi dialog antara BPK dengan kontraktor. Pihak kontraktor juga terlihat memberikan penjelasan atas pertanyaan yang disampaikan oleh BPK.

Tidak hanya itu, Kepala DP3APPKB Suwarso Budi Winarno didampingi secretariat, terlihat mendampingi BPK. “Tidak apa-apa, buat diaudit langsung oleh BPK,” kata Budi kepada Radar Cirebon.

Budi menjelaskan, kehadiran auditor BPK ke DP3APPKB dalam rangka audit atas hasil pekerjaan proyek fisik.

Karena, akhir tahun 2022, ada pengerjaan proyek fisik peningkatan kualitas gedung dan pos security, kurang lebih sekitar Rp200 juta.

Hanya saja, pengerjaan proyek sudah selesai tapi belum dibayar karena kondisi keuangan kas daerah.

Baca Juga:Update dari Ridwan Kamil, Ini yang Sedang Dilakukan agar BIJB Kertajati Siap Berangkatkan Jamaah Haji 2023Dapil Kota Cirebon Berubah Jadi 5, Begini Komposisi Kursinya

“Ke sini (DP3APPKB) hanya mengecek hasil pekerjaan fisik yang belum dibayar di akhir tahun 2022,” kata Budi.

Bagi Budi, kehadiran BPK mengecek langsung hasil pengerjaan proyek fisik bukan persoalan, bahkan dirinya mempersilahkan mengaudit hasil pengerjaan gedung.

0 Komentar