Bukan AKB, Sudah Kembali Normal

Abd-Pospesci-Seniman Hajatan (1)
Anggota Papesci menunjukkan pernyataan sikap kepada pemerintah terkait larangan pelaksanaan hajatan pernikahan, Minggu (21/6). Foto: Abdullah/Radar Cirebon
0 Komentar

Namun, bila melihat perkembangan terbaru, rupanya ada tambahan satu lagi kasus positif covid-19. Sehingga totalnya menjadi 14. Membandingkan jumlah tes dan kasus terkonfirmasi positif, rasio saat ini adalah 1,3 persen.
Atau dari total tes swab yang sudah dilakukan sejumlah 1.014, terdapat 14 kasus terkonfirmasi positif covid-19.
RAPAT EVALUASI PSBB PROPOSIONAL
Dalam rapat Kamis siang (25/6), jajaran Pemerintah Kota Cirebon bersama Forkopimda membahas draf rancangan peraturan walikota (perwali) tentang AKB. Rapat yang dipimpin oleh Penjabat Serketaris Daerah (Pj Sekda) Dra Hj Nanin Hayani Adam MSi awalnya berjalan sesuai agenda yang direncanakan.
Seluruh perwakilan instansi dari Pemkot Cirebon, maupun instansi vertikal seperti Kepolisian, TNI, Kejaksaan, mendorong diterapkanya status AKB di Kota Cirebon untuk mengakselerasi pertumbuhan perekonomian yang sempat lumpuh diterpa pandemi selama tiga bulan terakhir.
Namun, di sela-sela rapat, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Cirebon mendapatkan laporan bahwa ada indikasi seorang peserta swab tes masal yang berlangsung Rabu (24/6), hasil pemeriksaan reverse-transcriptase polymerase chain reaction (RT-PCR) di Laboratorium RSD Gunung Jati positif.
Rapat pembahasan draf Perwali tesebut, akhirnya dihentikan. Meski demikian, draf Perwali tentang AKB yang sebelumnya telah disusun oleh para Asisten Daerah (Asda) dan SKPD terkait yang tergabung dalam gugus tugas Covid-19 Kota Cirebon, telah disepakati dan tinggal menunggu keputusan ditetapkannya atau tidak status AKB di Kota Cirbon mulai 27 Juni.
Nanin menjelaskan, untuk menentukan keputusan penetapan status apa yang akan diterapkan di Kota Cirebon pasca 26 Juni ini, memang masih menunggu beberapa proses lagi. Pihaknya akan kembali melakukan rapat kordinasi gugus tugas beragendakan evaluasi dan capaian yang telah dilakukan tim gugus berdasarkan masing-masing divisi.
Rapat tersebut, dijadwalkan akan digelar Jumat siang. Selain itu, dalam rapat evaluasi gugus tugas tersebut juga akan mengundang dengan forkopimda, untuk meminta saran dan pendapat dari para pimpinan instansi vertikal dan TNI/Polri pada wilayah teritorial Kota Cirebon.
Hasil dari rapat evaluasi gugus tugas tersebut, akan dilaporkan kepada gubernur. Rencananya, Jumat siang juga akan digelar rapat virtual dengan gubernur Jawa barat. “Keputusanya seperti apa, kita tunggu besok setelah rapat evaluasi dan rapat virtual dengan pak gubernur,” ujar Nanin.

0 Komentar