CATAT! 14 Falsafah Hidup Manusia Menurut Adat Jawa

CATAT! 14 Falsafah Hidup Manusia Menurut Adat Jawa
CATAT! 14 Falsafah Hidup Manusia Menurut Adat Jawa. Foto : screenshot - radarcirebon.id
0 Komentar

10. MIKUL DHUWUR MENDHEM JERO (Memikul tinggi-tinggi, memendam dalam-dalam)

Pepatah bijak Jawa kuno yang satu ini adalah anjuran bagi seorang anak (atau dalam situasi tertentu adalah seorang murid) untuk dapat menjunjung kehormatan dan memuliakan orang tuanya.

Atau bisa juga diartikan sebagai guru, setinggi-tingginya serta sebisa mungkin untuk memaafkan dan memendam dalam-dalam segala aib dan kesalahan kedua orang tuanya.

11. BECIK KETHITIK ALA KETARA (Kebaikan Terdeteksi, Kejahatan Kelihatan)

Hemat kata tapi sarat makna, pitutur bijak dari leluhur jawa kuno ini bermaksud memberitahukan bahwa setiap perbuatan kita semuanya suatu saat akan nampak juga.

Baca Juga:UPDATE! Harga Emas Hari Ini Turun LagiINI DIA LAGI! 4 Uang Kertas Bersambung Yang Paling di Cari Kolektor

12. Aja Rumongso Bisa, Nanging bisa’o Rumangsa (Jangan Merasa Bisa, Namun Bisa-lah Merasakan)

Inti dari kata bijak jawa kuno kali ini adalah jangan sombong dan hendaknya kita selalu tahu diri, dan intinya lagi kata kata bijak jawa satu ini benar benar susah untuk diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dengan tepat.

13. Ojo Dumeh (Jangan Sombong dulu / Jangan Merasa Menang Dulu)

Pepatah bijak leluhur Jawa kuno yang cukup populer ini menerangkan bahwa ;  Sebaiknya dalam setiap keadaan kita tetap waspada.

Dan berupaya sebisa mungkin jangan sampai lengah karena merasa sudah lebih unggul dari lawan kita selagi pertempuran belum benar-benar usai.

Hal ini terutama juga pertempuran kita dengan nafsu diri kita sendiri yang selalu menggelincirkan kita dari kebaikan dan kebenaran.

Karenanya jangan merasa sudah menang dahulu, jangan merasa baik dahulu sebelum kita yakin bahwa perjuangan kita dalam hidup ini memang benar-benar telah selesai.

Singkat kata, waspadai musuh hingga jelas pertarungannya benar benar telah usai atau waspadalah terhadap jebakan syetan hingga hembusan nafas kita yang terakhir.

Baca Juga:UPDATE! Harga Emas Hari Ini Naik LagiINI DIA! 10 Ide Membuat Bingkisan Lebaran Selain Uang dan Emas

14. Sepi Ing Pamrih, Rame Ing Gawe (Senyap dalam pamrih, ramai dalam pekerjaan)

0 Komentar