Cegah Penyebaran Virus Corona, DPR Usul Sekolah Diliburkan

UKS-CEGAH-VIRUS-CORONA
0 Komentar

JAKARTA – Upaya pencegahan dan penyebaran virus corona harus menjadi prioritas. DPR pun meminta pemerintah mempertimbangkan sejumlah usulan. Termasuk meliburkan kegiatan belajar mengajar (KBM) di semua sekolah.

Anggota DPR RI dari fraksi
PKS Abdul Fikri Faqih meminta Kemendikbud mempertimbangkan opsi meliburkan
sekolah. Fikri mengingatkan Mendikbud Nadiem Makarim bahwa World Health
Organization (WHO) juga telah memberi rekomendasi untuk meliburkan sekolah
untuk menjaga kesehatan civitas akademika.

“Meliburkan kegiatan
belajar-mengajar di sekolah maupun kampus dalam masa karantina yang ditentukan
otorita setempat. Ini merupakan salah satu rekomendasi WHO yang bertujuan untuk
meminimalkan epidemi virus corona,” kata Faqih di Jakarta, Kamis (5/3).

Baca Juga:Cegah Demam Berdarah, Polisi dan Muspika Lakukan FoggingPolres Majalengka Ikut Awasi Dana Desa

Wakil Ketua Komisi X ini melanjutkan, saat ini sudah banyak negara yang meliburkan sekolah untuk menghindari penularan corona. Menurutnya, Kemendikbud dan disdik di daerah harus mulai mengkaji opsi tersebut. Dia berharap kesehatan para pelajar menjadi prioritas utama.

“Prioritas utama Kemendikbud harus melindungi seluruh warga sekolah, siswa dan guru, serta civitas akademika di kampus mengantisipasi wabah virus corona,” terangnya.

Sementara itu, anggota
Komisi IV DPR RI M Salim Fakhry mengimbau masyarakat tak panik dan jangan
melakukan aksi borong sembako. Ia mengatakan Presiden Joko Widodo sudah
menjelaskan agar setiap kepala daerah aktif menyosialisasikan persoalan corona.

Ia menegaskan penjelasan
itu perlu dilakukan agar tidak terjadi kepanikan dan kebingungan di masyarakat.
“Sejauh ini Presiden sudah menjelaskan setiap kepala daerah harus aktif
mensosialisasikan. Jangan sampai masyarakat tidak paham,” kata Salim.

Ia menilai, respons masyarakat melakukan panic buying merupakan hal lumrah. Pasalnya, masyarakat terserang dampak psikologis akibat masuknya corona ke Indonesia.

Namun, kepanikan masyarakat di Indonesia, sebenarnya wajar-wajar saja. Dia berharap, para pempinan daerah dapat menjelaskan dengan baik bahwa virus corona harus diantisipasi.

“Yang penting buat pemerintah mempersiapkan fasilitas kesehatan, supaya bisa menanggulangi atau menangani dengan lebih baik. Sebenarnya kalau informasinya jelas, langkah-langkah pemerintah juga dipercaya publik, maka tidak akan memicu kepanikan masyarakat,” tandas  legislator Dapil Aceh I dari Partai Golkar itu. (khf/fin)

0 Komentar