Cerita Bocah Koin di Tempat Wisata Cibulan Kuningan; Kalau Lagi Rejeki Bisa Ratusan Ribu

KUNINGAN, RADARCIREBON.ID- Tempat wisata Cibulan di Kabupaten Kuningan selalu jadi daya tarik.

Selain Ikan Dewa, pengunjung tempat wisata Cibulan dibuat terhibur dengan adanya bocah koin.

Mereka melompat dan menyelam berebut koin yang dilemparkan para pengunjung tempat wisata Cibulan.

Para bocah usia sekolah ini dari warga sekitar tempat wisata Cibulan. Setiap hari mereka berharap uang jajan dari pengunjung melalui koin Rp500 hingga seribu yang disawer atau surak (dalam bahasa Cirebon).

BACA JUGA: Glamping di Kuningan, Menikmati Suasana Kemping Nyaman Bawa Anak Kecil

Pengunjung tempat wisata Cibulan bisa menukarkan uang koin di warung tempat wisata tersebut. Atau menukarkan langsung kepada bocah koin yang bersangkutan.

“Koinnya dilempar yang jauh om,” teriak mereka, menunggu pengunjung melemparkan koin yang telah digenggam di tangan.

Jika sedang ramai -seperti weekend- mereka bisa mendapatkan uang puluhan bahkan ratusan ribu. Di kolam yang berisi Ikan Dewa itu, pengunjung melemparkan koinnya.

Begitu dilempar, para bocah yang bertelanjang dada tersebut langsung berebut dengan teman-teman usia sebayanya. Dari mereka ada yang berhasil menangkap koin tersebut ketika masih di udara.

BACA JUGA: Makan Murah di Kuningan Serba Rp10.000 Lengkap Dengan Lauknya

Sebagian lagi harus menyelam demi mencari recehan yang dilempar ke dasar kolam.

Koin Rp500 yang berwarna silver, memudahkan pencarian ketika di dalam air. Aksi sawer kepada bocah koin oleh pengunjung ini memicu perhatian pengunjung lainnya.

 

Beberapa dari mereka penasaran dan mengikuti aksi melempar koin tersebut. Selain itu, pengunjung tempat wisata Cibulan juga dibebaskan berfoto dengan Ikan Dewa.

Pemandu atau pawang akan mengarahkan. Memancing ikan tersebut dengan memberikan umpan yang berbau amis -seperti telur rebus- dan mengaitkan tangan pada moncong Ikan Dewa tersebut.

BACA JUGA: Kisah Satu Keluarga di Kuningan yang Hidup Bersama Ular Sanca Kembang

Uniknya, Si Pawang telah hapal ikan mana yang biasa diajak berfoto. Pawang menunggu ikan tersebut muncul. Setelah tampak, umpan telur rebus tadi diarahkan/dimasukan ke air, lalu menangkapnya.

Komentar