Hari Ini Puncak Mudik Libur Maulid Nabi

lalu-lintas-cipali
Arus lalu lintas H-1 jelang libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW di Tol Cipali, masih ramai lancar. Puncak mudik diprediksi Rabu (28/10) hari ini. Foto: Ilmi Yanfa Unnas/Radar Cirebon
0 Komentar

CIREBON – Arus lalu lintas dalam rangka libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW, diprediksi memasuki puncak hari ini Rabu (28/10). Sebab, sudah memasuki cuti bersama.
Direktur Operasi Astra Tol Cipali, Agung Prasetyo  memprediksi, puncak arus mudik akan terjadi pada Rabu (28/10) hari ini. Sedangkan untuk arus balik, terjadi pada 1 November 2020.
“Lalu lintas libur panjang kali ini diprediksi mengalami peningkatan. Puncaknya, terjadi pada Rabu, 28 Oktober dan arus balik 1 November 2020. Gerbang  Tol Palimanan sudah dipersiapkan  untuk menampung peningkatan lalu lintas sekitar 60 ribu dengan  mengoperasikan gardu exit       dan entrance sebanyak 30 unit,” jelasnya.
Masih menurut Agung, kendaraan yang melintas di Gerbang Tol Palimanan selama 7 hari mencapai 47 ribu kendaraan. Jumlah tersebut, naik sekitar 48 persen dari        31 ribu kendaraan pada Minggu sebelumnya. Oleh karenanya, untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan di hari libur. Pihaknya menyiapkan peningkatan layanan di segala sisi.
Salah satunya, pada layanan transaksi di Gerbang Tol Palimanan, bisa dioperasikan gardu exit dan entrance sebanyak 30 unit gardu. Jika diperlukan, disiapkan penambahan mobile reader sebanyak 15 unit.
Ia juga menjelaskan, bilamana terjadi kepadatan lalu lintas di ruas Tol Cipali, pihaknya akan berkoordinasi dengan kepolisian melalui beberapa mekanisme. Seperti pemasangan Median Water Barrier (MWB) dan Rubber Cone di lokasi tempat istirahat dan pelayanan.
“Tujuannya mencegah kendaraan parkir di bahu jalan, karena dapat menyebabkan kemacetan. Kita juga akan lakukan buka tutup tempat istirahat bila pengunjung melebihi kapasitas dan terjadi kemacetan di pintu masuk,” katanya.
Agung mengaku, pihaknya juga mengoptimalkan pelayanan libur panjang, dengan menyiagakan 12 unit kendaraan patroli jalan tol, 6 unit kendaraan patroli Polisi Jalan Raya (PJR), 5 ambulance dan 2 unit derek, 9 unit  Variable Message Sign (VMS) yang terpasang pada jalur utama, 29 unit CCTV, 11 unit lampu strobe yang berfungsi tanda hati-hati.
Ia juga mengimbau kepada pengguna jalan agar dapat menjaga kondisi kesehatan dan kendaraannya dengan memenuhi batas kecepatan minimal 60 dan maksimal 100 km/perjam. Bilamana hujan, batas kecepatannya 70 km/perjam.
“Terkait keselamatan, tolong memastikan kendaraan dalam kondisi prima. Cek ban dan mesinnya. Kondisi badan sopir pun harus prima. Bilamana capek atau ngantuk, berhenti di rest area yang sudah disediakan,” imbaunya.

0 Komentar