Jamaah Haji 2023 Gunakan Bandara Kertajati Majalengka, Persiapan Terus Dikebut

JAKARTA, RadarCirebon.id – Haji 2023 akan menggunakan Bandara Kertajati Majalengka untuk penerbangannya. Jamaah haji 2023 di wilayah Cirebon dan sekitarnya tidak usah jauh-jauh untuk berangkat.

Rencana penerbangan haji 2023 melalui Bandara Kertajati Majalengka terus dikebut persiapannya. Mengingat, musim haji 2023 tinggal beberapa bulan lagi.

Penerbangan haji 2023 melalui Bandara Kertajati Majalengka  terus dimatangkan dengan koordinasi Gubenur Jawa Barat Ridwan Kamil yang mengunjungi Direktorat Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), di Jakarta, Rabu (18/1/2021).

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah atau PHU, Hilman Latief menerima kunjunganRidwan Kamil di Kantor Kementerian Agama atau Kemenag, Jakarta.

BACA JUGA:

Jamaah Haji 2023 Gunakan Bandara Kertajati Majalengka, Persiapan Terus Dikebut

Pertemuan itu  membahas tentang persiapan Bandara Kertajati Majalengka yang akan dioperasikan pada penyelenggaraan ibadah haji 2023 atau tahun 1444 H.

Ridwan Kamil menyampaikan, untuk tahun ini bandara Kertajati sudah siap digunakan dalam operasional penyelenggaraan haji dan pihaknya terus mengebut sejumlah hal teknis yang belum selesai akan di tuntaskan sesegera mungkin.

“Embarkasi Kertajati akan segera dimanfaatkan pada operasional haji tahun 2023 M/ 1444 H. Kami dari pemerintah daerah sangat mendukung. Kami segera menyelesaikan akses jalan tol untuk memperlancar jalan menuju Bandara Kertajati untuk itu kami akan memaksimalkan APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah),” kata pria yang akrab disapa Kang Emil ini.

Dirjen PHU Hilman Latief menyambut baik kunjungan Gubernur Jawa Barat, ini menunjukan keseriusan dan kerja sama yang baik antar Kementerian/lembaga.

BACA JUGA:

Selain Promo, Ternyata Ada Kejutan Imlek Bagi Penumpang Kereta

“Kami menyambut baik kunjungan dari Gubernur Jawa Barat beserta jajaran, untuk kesiapan penyelenggaraan di Embarkasi Kertajati kita akan terus berkoordinasi dan sampai saat ini untuk kuota Jawa Barat masih sama seperti tahun 2019 atau kuota full yaitu 38.852 dan untuk pesawat yang akan digunakan masih mengunakan pesawat Arab Saudi,” ujarnya.

Hadir dalam acara jajaran Eselon II dan III Ditjen PHU, Kepala Kantor Wilayah Kemenag Prov. Jawa Barat Ajam Mustajam serta Jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Sebelumnya, Pemberangkatan jemaah haji tahun ini akan diupayakan diterbangkan melalui Bandara Kertajati.

Komentar