“Kalau Saya Bisa Laksanakan, Semoga Pihak Lain Juga Sama”

wabup-kuningan-ono-surono
Wabup Kuningan, Ridho Suganda menemui Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono.
0 Komentar

RIDHO Suganda sudah kembali ke Kuningan. Sebelumnya ia menemui Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Ono Surono. Setiba di Kuningan, pria yang akrab disapa Edo itu mengaku belum bertemu dengan Bupati Acep Purnama. Wabup Edo sendiri kemarin terlihat sudah kembali bekerja. Lengkap dengan pakaian dinas yang dikenakan.
Dirinya hanya menyampaikan bahwa pertemuan dengan Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono menghasilkan beberapa saran dan masukan. Saran yang disampaikan itu menekankan agar Acep dan Edo tetap bersama-sama menjalankan tugas sesuai tupoksinya.
“Beliau (Ono Surono, red) menyarankan dan memberi masukan. Yang penting, hasil dari pertemuan saya dengan Ketua DPD PDIP Jabar mempunyai arti bahwa kita harus sama-sama menjalankan tugas dan aturan sesuai tupoksinya, tanpa menjatuhkan salah satu pihak,” kata Wabup Edo kepada awak media di GOR Ewangga Kuningan, kemarin.
Baginya, saran dan masukan yang disampaikan DPD PDI Perjuangan Jabar sangat penting demi kemajuan partai. Apalagi untuk kemajuan pembangunan di daerah, sehingga semua kader bergerak sesuai dengan fungsi dan kapasitasnya masing-masing. “Kita bergerak tanpa saling ancam. Tidak boleh ada saling ini dan itu sebagainya. Itu saran yang sangat bijak dan cukup luar biasa untuk saya dan kader-kader partai. Sehingga kita yang di daerah mempunyai sebuah pola dan langkah yang harus dilakukan sesuai dengan amanat partai,” tandas Wabup Edo.
Menurutnya, saran dan masukan itu bukan karena adanya kabar soal keretakan hubungan dengan Bupati Kuningan. Justru saran ini untuk mencegah terjadinya potensi keretakan hubungan antara bupati dengan wakil bupati. “Bukan berarti karena kita sudah retak akhirnya dikasih saran seperti itu, bukan. Tapi ini sebelum retak dikasih saran harusnya melakukan hal-hal seperti itu. Jadi untuk mencegah adanya keretakan hubungan rumah tangga, jadi kita diberi saran dan wejangan dari orang tua (ketua DPD PDIP Jabar, red). Alhamdulillah mudah-mudahan kita bisa melaksanakan. Tapi kalau saya itu bisa dilaksanakan, mudah-mudahan di pihak lain juga sama seperti itu,” bebernya.
Saat ditanya adanya pihak lain yang ingin memediasi dirinya dengan Bupati Acep, ia justru menganggap hal itu sebagai langkah yang lucu. “Ada partai lain yang ingin memediasi saya dengan Pak Bupati, saya ketemu PKB dan Gerindra saja disidang, kenapa harus yang lain memediasi masalah seperti ini. Partai sendiri saja yang memediasi, kalau misalkan kita punya langkah-langkah konkrit untuk bisa mempersatukan lagi, ini kita masih sama-sama. Anggapan orang saja kita kenapa-kenapa, kalaupun kita kenapa-kenapa, terus kenapa harus partai lain yang mempunyai inisiatif untuk bisa memediasi,” ungkapnya lagi.

0 Komentar