Kasus Corona Kembali Meledak

Kasus Corona Kembali Meledak
BERTAMBAH LAGI: Swab test masal digelar di pasar tradisional Pasar Pagi Kota Cirebon, Rabu (1/7) lalu. Dari hasil swab test tersebut terungkap ada penambahan 2 positif yang berdomisili di Petratean dan Permata Kalijaga. FOTO: OKRI RIYANA/RADAR CIREBON
0 Komentar

 
CIREBON – Kasus positif Corona di Kota Cirebon kembali bertambah. Update terakhir yang dimunculkan pada situs resmi pusat informasi Kordinasi Covid-19 Kota Cirebon (Pikocir) Sabtu 4 Juli 2020 menunjukkan adanya total kasus menjadi 27.  Sehari sebelumnya, total kasus yang terjadi di Kota Cirebon baru 25, terdiri dari 15 positif aktif atau yang tercantum pada kolom dalam pengawasan, 8 pada Kokom sembuh, dan 2 pada kolom meninggal dunia.
Namun, hasil update terbaru kasus positif aktif atau dalam pengawasan bertambah menjadi 17, sedangkan total kasus positif di Kota Cirebon jumlahnya menjadi 27.
Kepala Dinas Kesehatan kota Cirebon dr H Edy Sugiarto MKes membenarkan adanya update penambahan kasus positif di Kota Cirebon sebanyak 2 orang. “Iya betul, jadi 17,” terangnya.
Edy menyebutkan, 2 tambahan pasien positif tersebut berdomisili di Petratean dan Permata Kalijaga. Informasi yang beredar jika tambahan 2 positif tersebut adalah dari peserta swab test masal yang dilakukan oleh dinkes beberapa hari lalu.
Kadinkes menerangkan, tambahan pasien positif 2 orang tersebut didapat dari hasil swab test masal yang dilakukan pihaknya pada salah satu pasar tradisional di Kota Cirebon, Pasar Pagi.
Terkait dengan upaya yang akan dilakukan terhadap pasar tradisional yang menjadi lokasi sasaran swab test dengan sampel 2 peserta yang positif itu, Edy mengaku pemkot baru akan membahas langkah dan upaya tersebut pada hari Senin besok. “Apakah akan ditutup dulu sementara untuk proses sterilisasi, atau dilakukan skrining masal ulang yang menyeluruh terhadap semua yang biasa beraktivitas di pasar itu,” katanya.
Terpisah, Direktur Utama Perumda Pasar Berintan Kota Cirebon Akhyadi SE mengaku belum mendapatkan informasi terkait hal tersebut. Dia akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan dinas kesehatan dan pemkot lebih lanjut.
Sementara itu, Ketua RW 03 Pamitran Kelurahan/Kecamatan Kejaksan Kota Cirebon Sutisna Ambari mengatakan, 7 warganya yang terkonfirmasi positif satu keluarga telah menjalani isolasi di rumah sakit. Sedangkan tersisa dua orang lainnya di keluarga tersebut yang masih satu rumah hasil swab test-nya negatif.
Warga dan tokoh masyarakat setempat telah memutuskan untuk mengisolasi mandiri dua anggota keluarga itu di dalam rumahnya. Tidak boleh ada yang keluar masuk, tapi konsekuensinya semua kebutuhan mereka ditanggung oleh warga lainnya dengan gotong royong.

0 Komentar