Kasus Covid-19 Melonjak di Negara Tetangga, Indonesia Tercatat Ada 1 Kematian Terbaru, Satgas Minta Perketat Protokol Kesehatan

Covid-19
Covid-19 menjadi perhatian Kementerian Kesehatan dalam menghadapi libur Nataru. Foto: kemenkes RI
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Lonjakan kasus Covid-19 kembali terjadi di sejumlah negara di Asia Tenggara, terutama negara tetangga yang dekat dengan Indonesia yaitu Singapura dan Malaysia.

Singapura menjadi salah satu negara di Asia Tenggara yang lonjakan kasus Covid-19 meningkat hingga 2 kali lipat yaitu menjadi 22.094 kasus. 

Tak hanya Singapura, Malaysia juga mengalami lonjakan kasus Covid-19 dan mengalami kenaikan hingga 58,4 persen.

Baca Juga:Perkiraan Cuaca Jumat 8 Desember 2023, Wilayah Cirebon Potensi Hujan Ringan dari Siang hingga Malam HariBKN Bocorkan Pengumuman PPPK 2023 Tidak Serentak, Ternyata Ini Alasannya

Sementara di Indonesia sendiri, ada 151 kasus Covid-19 yang ditemukan dengan 1 kasus kematian di akhir bulan November 2023.

Ketua Satgas Covid PB IDI Prof DR Dr Erlina Burhan, SpP(K) menjelaskan lonjakan kasus di beberapa negara itu disebabkan oleh subvarian Omicron yaitu EG.5, HK.3, dan BA.2.86. 

“Gejala yang dirasakan pasien sama halnya dengan gejala ringan dari Omicron. Seperti, pasien akan mengalami demam tinggi, batuk, hidung meler, nyeri otot, hingga kehilangan fungsi pernapasan dan pengecap,” jelas Erlina dalam media briefing IDI pada 6 Desember 2023. 

“Sampai saat ini, infeksi EG.5, HK.3, dan BA.2.86 belum ada kepastian menghasilkan gejala yang berbeda dari varian lainnya,” imbuh Erlina. 

Umumnya, gejala subvarian Omicron ini tergolong rendah. Namun, Erlina menekankan ada faktor risiko yang bisa menyebabkan gejala menjadi lebih berat yaitu faktor kekebalan tubuh.

Erlina menyampaikan ada 3 ciri orang mempunyai sistem kekebalan tubuh yang rendah. Pertama, orang yang sudah lanjut usia atau lansia.

“Kedua, orang yang punya penyakit kronis yang tidak terkontrol atau komorbid seperti diabetes melitus, hipertensi, dan gangguan ginjal,” tutur Erlina.

Baca Juga:ISTIMEWA, Kapal Pinisi Mentereng di Google Doodle Hari Ini, Simak Sejarah Singkat hingga Diakui UNESCOTol Nontunai Nirsentuh Mulai Uji Coba, Bagaimana dengan Aplikasi Let it Flo dan Kartu E-Tol? Simak Penjelasannya Disini

“Terakhir, orang yang punya kondisi tubuh imunokompromis seperti penderita HIV, autoimunitas, dan kanker,” sambung Erlina.

Dengan terjadi peningkatan kasus Covid-19 di Indonesia saat ini, ada beberapa tantangan yang harus diketahui dan diwaspadai oleh seluruh pihak dan masyarakat.

“Indonesia sudah mengalami kenaikan kasus dalam 2 bulan terakhir. Lalu mengingat Singapura dan Malaysia terjadi lonjakan kasus, kita harus mewaspadai mobilitas antar negara saat ini yang cenderung tinggi akibat musim liburan yang akan tiba,” terang Erlina.

Tidak hanya mewaspadai turis asing, termasuk Singapura dan Malaysia ke Indonesia.

0 Komentar