Kenapa Lagi soal Masjid Al Jabbar? Ridwan Kamil sampai Menulis: Sudah Lunas nas nas nas

masjid-al-jabbar
Masjid Al Jabbar diresmikan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada Jumat 30 Desember 2022. Foto: Pemprov Jabar.
0 Komentar

Peresmian Masjid Al Jabbar kala itu diawali dengan penanaman pohon, penebaran benih ikan di danau retensi dan diakhiri dengan pelepasan burung di area Masjid Al Jabbar.

“Mudah-mudahan tempat ini (Masjid Al Jabbar) menjadi kebanggaan, kemuliaan, menambahi satu ikon Jawa Barat. Setelah ini ikon Jawa Barat adalah Gedung Sate dan Masjid Al Jabbar,” kata Ridwan Kamil.

Masjid Al Jabbar punya beragam fungsi sebagai ruang publik. Selain tempat beribadah umat Muslim, juga dapat menjadi destinasi wisata dan edukasi yang menarik.

Baca Juga:Kasus Jari Bayi Terpotong oleh Oknum Perawat, 7 Orang Diperiksa Polisi, Bagaimana Nasib Perawatnya?Update Kasus Jari Bayi Terpotong oleh Oknum Perawat, Hari Ini Buka Perban

“Ada taman yang menceritakan 25 Rasul dan Nabi dalam sejarah Islam. Ada tulangnya ikan paus, (kisah) Nabi Yunus. Ada perahu-perahuan Nabi Nuh,” kata Ridwan.

“Kami harapkan orang datang ke sini bermunajat, berselawat, bersalat, pulangnya dapat ilmu tentang sejarah (Islam) kemudian pulang bahagia. Itu kira-kira penjelasan,” imbuhnya.

Pada peresmian itu, Ketua MUI Jawa Barat Prof Rachmat Syafei menegaskan pihaknya akan memakmurkan masjid itu dan menjadi peradaban Islam di Jabar.

“Insya Allah kami dari MUI akan memakmurkan dan menjaga kebudayaan dan peradaban Islam di Jawa Barat yang akan hadir di Masjid Raya Al Jabbar ini,” ujarnya. (*)

0 Komentar