Laga Panas, 50 Ribu Tiket Indonesia vs Vietnam Ludes Terjual

50-Ribu-Tiket-Indonesia-vs-Vietnam-Ludes-Terjual
50 ribu tiket laga semifinal Piala AFF antara Timnas Indonesia vs Vietnam sore nanti ludes terjual. Foto: PSSI.org/RadarCirebon.id
0 Komentar

RADAR CIREBON.ID – 50 ribu tiket laga semifinal Piala AFF antara Timnas Indonesia vs Vietnam sore nanti ludes terjual.

Di leg pertama semifinal, Timnas Indonesia akan menjamu Vietnam di Gelora Bung Karno (GBK), Jumat, pukul 16.30 WIB.

Panpel sendiri menyiapkan 50 ribu tiket laga semifinal Piala AFF 2022 tersebut.

Jumlah itu berdasar peraturan yang ditetapkan pihak keamanan perihal kapasitas penonton yang hanya boleh 70 persen dari kapasitas total.

Baca Juga:Menampilkan yang Terbaik, Bechkam Optimis Persib Raih Tiga PoinLuis Milla Senang dengan Kondisi Pemain, Persib Siap Hadapi Putaran 2 Liga 1

“Tiket 50 ribu lembar atau 70 persen kapasitas (SUGBK) sudah habis terjual,” kata Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan saat meninjau latihan timnas Indonesia di SUGBK, Kamis sore, 5 Januari 2023 dikutip dari PSSI.tv.

Terkait jumlah penonton, Polri mengizinkan laga semifinal Piala AFF 2022 antara Indonesia dan Vietnam ditonton sebanyak 50 ribu orang.

“Kami terus mengikuti perkembangan pertandingan dan perilaku penonton serta penilaian risiko, maka pertandingan nanti sore di GBK dapat ditonton 50 ribu penonton,” kata Asisten Kapolri Bidang Operasi (Asops) Irjen Pol. Agung Setya Imam Effendy dikutip dari Antara.

Pertandingan Indonesia melawan Vietnam itu mulanya dijadwalkan pukul 19.30 WIB. Namun, dengan alasan keamanan, jadwal pertandingan dimajukan menjadi pukul 16.30 WIB.

Agung menjelaskan persiapan pengamanan pertandingan sepak bola di GBK semakin baik.

Polri fokus bekerja sama dalam pengendalian perilaku penonton di dalam dan di luar stadion.

Pengamanan stadion juga menjadi bagian tak terpisahkan dengan pertandingan yang memerlukan persiapan dengan baik.

Baca Juga:Ingin Kata Sandi Anda Aman? Coba Lakukan IniMasih di Rumah Sakit, Indra Bekti Akhirnya Bisa Bertemu Anak

Potensi gangguan hingga gangguan nyata telah disiapkan dalam perencanaan keamanan dan keselamatan.

Dengan demikian, keamanan dan keselamatan menjadi hal yang menyatu dengan fokus berbeda.

Selanjutnya, kedatangan pemain maupun penonton juga menjadi pertimbangan dengan berbagai kemungkinan gangguan aspek keamanan dan keselamatan.

Polda Metro Jaya juga telah menyusun penempatan personel, sehingga tugas dan tanggungjawab mereka sudah dipahami dan dimengerti.

Persiapan lainnya, lanjut Agung, ialah terkait peralatan yang diperlukan.

Sistem dan metode penanganan setiap tahapan gangguan dilakukan uji coba. Upaya pencegahan juga dilakukan untuk memastikan tidak ada gangguan sebelum, selama, dan sesudah pertandingan.

0 Komentar