Lilin Aromaterapi Temuruno Bisa Bangkitkan Mood Happy

CIREBON, RADARCIREBON.ID- Lilin Aromaterapi dapat digunakan untuk berbagai tujuan, termasuk menghilangkan stres dan kecemasan.

Keberadaan lilin aromaterapi tak hanya sebagai penerang namun juga bisa membuat nyaman bagi siapa saja karena dipercaya dapat membangkitkan mood happy.

Kerajinan lilin aromaterapi dapat anda jumpai di Gerai ‘Temuruno’ Jalan Bahagia, Blok Sawa Jaba, Desa Gombong, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon. Temuruno yang berasal dari bahasa jawa yaitu turun- temurun, merupakan bagian lini usaha Mantera Group.

Baca juga: Buya Yahya Raih Gelar Profesor Kehormatan

Owners Temuruno, Farah Fauziyyah, menyampaikan, Temuruno menjadi khazanah baru bagi kerajinan craft di Jawa Barat khususnya di Kabupaten Cirebon.

Temurono ini menghasilkan aneka lilin aromaterapi juga menghadirkan workshop, atau pelatihan cara membuat lilin aromaterapi.

“Karena sebelumnya batik, rotan, kerang sudah ada, nah sekarang candle (lilin). Apalagi tren candle sedang lumayan naik,” ujar Farah usai grand opening temuruno, Kamis (19/1/2023).

Baca juga: Tips Diterima Pegawai BUMN Ala Vina Muliana

Selain lilin aromaterapi, ujar Farah, Temuruno ini juga menyediakan bantal, kain-kain dengan pewarna dan berbahan alam atau natural. Karena pihaknya ingin membuat produk-produk yang ramah lingkungan.

“Selain menampilkan lilin yang costumize (menyesuaikan) untuk rileks aromaterapi, kami juga menyediakan kain berbahan alam, sehingga kami berupaya menampilkan produk yang eco-friendly,”katanya.

Farah menyebut jika kisaran harga perbatang lilin aromaterapi di tempatnya berkisar mulai Rp 70.000 – Rp 250.000 tergantung bentuk dan ukuran.

“Disini kami juga menyediakan workshop, jadi bagi pengunjung temuruno bisa membuat lilin sendiri, misal ada pertemuan atau arisan disini juga bisa sekaligus untuk workshop,”ungkapnya.

Pihaknya mengklaim jika kerajinan lilin aromaterapi ini menjadi yang pertama di Cirebon bahkan di Jawa Barat. Sehingga dapat dijadikan destinasi wisata baru di Kabupaten Cirebon.

“Kita mengawali ini karena kebutuhan candle untuk ekspor, jadi di Cirebon baru kita pemainnya,”tukas Farah.

Baca juga: Jangan Biasakan Anak Jadi Generasi Home Service

Salah satu pengunjung, Hisyam mengaku sangat terkesan dengan konsep temuruno yang dianggapnya unik dan berbeda.

Komentar