Mahasiswa PKM RSH Universitas Swadaya Gunung Jati Lakukan Penelitian Budaya Pada Batik Trusmi di Kabupaten Cirebon

Mahasiswa PKM UGJ.
Mahasiswa PKM UGJ/RadarCirebon.id
0 Komentar

CIREBON, RADARCIREBON.ID- Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) merupakan salah satu kegiatan yang dibentuk oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia.

Pada kegiatan PKM, mahasiswa di fasilitasi agar mampu meningkatkan potensi yang dimiliki untuk mengkaji, mengembangkan, menerapkan dan menyampaikan ilmu yang telah dipelajari kepada masyarakat luas.

Universitas Swadaya Gunung Jati memiliki 3 tim yang proposalnya berhasil lolos pendanaan program PKM, dan salah satunya yaitu tim PKM RSH.

Baca Juga:Begini Cara Memakai Kopi Untuk Wajah! Hasilnya Bikin Glowing Mulus Awet Muda Dalam 1 MingguTak Perlu Beli Loh! Begini Resep Seblak Endul Yang Pedasnya Maknyus Bikin Ketagihan

Judul yang diambil oleh tim PKM RSH mengusung budaya sekitar yaitu “Pengaruh Nilai Budaya pada Batik Trusmi di Era Globalisasi terhadap Generasi Muda sebagai Jantung Produksi Batik di Kabupaten Cirebon”.

Mahasiswa tim PKM RSH termotivasi melakukan penelitian ini, karena batik trusmi merupakan istilah yang merujuk pada batik khas Cirebon yang berpusat di daerah Trusmi, Kabupaten Cirebon.

Fakta batik Cirebon memiliki keunikan dengan ciri khas berupa motif dan warna yang berbeda dari batik lain yang ada di Indonesia. Keindahan Batik Trusmi telah berhasil dikenal luas hingga ke mancanegara, sehingga menjadi satu kebanggaan bagi masyarakat Cirebon.

Bahkan batik ini sudah terekspor ke luar negeri, pengakuan dari beberapa negara lain pun sudah mulai melekat pada batik. Tak sedikit desainer-desainer fashion internasional yang mengambil motif batik untuk digabungkan kedalam hasil karya.

Hal ini tidak terlepas dari perannya teknologi di era globalisasi saat ini, dimana perdagangan bebas dilakukan dan budaya-budaya negara lain bebas masuk dan keluar.

Selaras dengan yang disampaikan oleh Maulana Malik Afif Nasuha bahwa era globalisasi ini menimbulkan efek yang sangat serius terhadap budaya indonesia.

0 Komentar