Mutasi Hasil Gabungan Beberapa Usulan

mutasi-kota-cirebon
Walikota Cirebon, Drs H Nashrudin Azis SH menyampaikan sambutan saat pelantikan ASN, Senin (9/11). Foto: Okri Riyana/Radar Cirebon
0 Komentar

CIREBON – Munculnya kritikan terkait rotasi mutasi merupakan hal yang kerap terjadi. Ketidakpuasan dari internal aparatur sipil negara (ASN), membuat sekretaris daerah (sekda) ikut angkat bicara.
Sekda, Drs Agus Mulyadi MSi mengungkapkan, dari rotasi mutasi pihaknya mencoba menggabungkan beberapa kriteria. Mulai dari  usulan perangkat daerah, dan usulan lainnya. “Kita coba merumuskan itu dan kita sampaikan ke walikota. Terkait  struktural lebih rendah itu bagian  dari evaluasi,” ujar Gus Mul, sapaan akrabnya, Senin (16/11).
Menurut sekda, yang penting sekarang para pegawai telah berada di posnya masing-masing. Dan mereka telah melaksanakan serah terima jabatan (sertijab). Dengan harapan dapat segera melaksanakan tugasnya.
Sekda juga mengungkapkan, mutasi maupun promosi juga melihat kepangkatan, usia, prioritas, dan usulan perangkat daerah lebih kepada aspek normatif.
Pihaknya mengingatkan bahwasannya jabatan adalah amanah. Bisa diberikan, tapi kuncinya ada pada kepercayaan. “Kepercayaan itu diberikan kepada yang kenal baik. Kunci terakhir kepercayaan. Kalau ada kegiatan rapat selesai bubar,  tapi selesai rapat itu bisa membangun komunikasi di luar rapat, dan itu bagian dari komunikasi efektif,” bebernya.
Sebelumnya, Gus Mul menjelaskan, rotasi mutasi di lingkungan ASN adalah proses biasa dan menjadi kebutuhan organisasi. Sebab, ada jabatan yang kosong karena pensiun dan penyebab lainnya.
Kemudian untuk penguatan organisasi. Dan proses mutasi, rotasi maupun promosi didasari tim penilai kinerja. Disinggung tentang undangan yang diterima, sekda menyebut, hal itu dikarenakan persyaratan administrasi yang cukup banyak. Mulai persiapan tempat, banyak yang disesuaikan. Kemudian dicek ulang agar tidak ada duplikasi. “Cek and ricek sangat dibutuhkan. Itu bagian dari kehati-hatian,” terangnya.
Para pejabat yang mengalami perpindahan diminta langsung fokus pada pekerjaannya masing-masing.“Segera adaptasi tupoksi baru lakukan penyesuaian. Segera cepat menyelesaikan program dan mempersiapkan program,” tandasnya.
Terkait pengisian posisi camat, hingga saat ini memang belum ada kepastian. Rencananya akan dilantik awal Desember, dan tersedia 3 formasi yakni camat Pekalipan, camat Kesambi. Sedangkan satu lagi Sekda belum bersedia menyebutkan. (abd)

0 Komentar